21 Prajurit Korem 092/Maharajalila Dinyatakan Positif Covid-19

Ilustrasi
Ilustrasi

TANJUNG SELOR, narahubung.id – Komandan Korem (Danrem) 092/ Maharajalila, Brigjen TNI Suratno menyatakan 21 prajuritnya positif terinfeksi corona.

“Ada 29 anggota kami yang di swab kemarin. Dari 29 itu ada 25 yang (hasil swab) sudah kita terima. Hasilnya, 21 dinyatakan positif dan empat orang lagi (hasil swab) masih kita tunggu,” ujarnya, Kamis (3/9/2020).

Jendral Bintang Dua ini menyebutkan, 21 anggota TNI yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu merupakan kontak erat dari klaster Depo Pendidikan dan Kejuruan (Dodikjur) Rindam VI/Mlw Balikpapan. Anggota TNI yang positif covid-19 telah dikarantina sejak tanggal 11 Agustus 2020 yang terpusat di Korem 092/Maharajalila.

Selama masa karantina, kata Danrem, ternyata ada dua orang yang mengalami sakit dan menunjukkan gejala. Atas saran dari pihak Dinkes Bulungan, pada tanggal 18 Agustus lalu, 29 TNI yang merupakan anggota Bintara Remaja itu dilaksanakan swab test.

“Kita terima hasil swabnya itu pada tanggal 2 September kemarin. Dan ternyata benar, ada 21 yang positif dan lima negatif. Sedangkan empat sampel lagi hasilnya masih kita tunggu. Tapi semua yang positif, masih dalam keadaan sehat semua. Kami tetap melaksanakan kegiatan pembinaan fisik dengan berolahraga kemudian kami berjemur. Ini supaya bisa meningkatkan imun mereka, agar bisa segera sembuh,” jelasnya.

Sejak tiba di Kaltara dari Balikpapan, para anggota Bintara Remaja itu memang langsung melakukan isolasi mandiri. Selama proses isolasi, mereka semuanya tidak diperbolehkan melakukan kontak dengan siapapun.

Bahkan, para Bintara Remaja tersebut tidak pernah melakukan aktifitas selain di internal Korem 092/Maharajalila.

“Sejak mereka datang (dari Balikpapan), mereka itu tidak pernah melakukan aktifitasnya diluar selain di wilayah Korem saja. Bahkan saya perintahkan, langsung isolasi kesini (Makorem). Jadi gak ada beraktifitas keluar, termasuk juga belum ketemu sama keluarganya. Mereka disini-disini aja semenjak datang dari Balikpapan,” tegasnya.

Para Bintara Remaja tersebut, kata Danrem merupakan personel yang disiapkan untuk ditugaskan beberapa Kodim yang ada di wilayah hukum Korem 092/Maharajalila.

“Mereka-mereka ini kan sebenarnya akan masuk ke Kodim-Kodim. Tapi saya perintahkan dulu untuk lakukan isolasi. Karena kan mereka semua dari Balikpapan yang katanya zona hitam. Seharusnya isolasinya sudah selesai. Tapi karena hasil swabnya ada yang positif, makanya tunggu dulu. Selesai isolasi ini terus hasilnya negatif maka saya suruh mereka ke kodim-kodim nnti,” tutupnya. (am/dc)

Berita Lain