24 Orang Telah Terdaftar di Komcad Kodim 0903/Bulungan

narahubung.id – Pada 2021 lalu, Presiden Joko Widodo telah mengukuhkan 3.103 orang yang tergabung dalam Komponen Cadangan (Komcad). Mereka adalah warga sipil yang dilatih layaknya tentara dan harus siap dipanggil kapan saja bila negara dalam kondisi darurat.

Di Kabupaten Bulungan, pendaftaran Komcad telah dimulai sejak 1 Maret lalu, dan tutup pada 8 Mei 2022 nanti. Hingga saat ini, sudah ada 24 orang yang telah terdaftar di Kodim 0903/Bulungan.

Komcad dari instansi dan perusahaan yang ada di wilayah Kodim 0903/Bulungan ini juga sudah mendapatkan pembekalan di Makodim 0903/Bulungan.

Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf Akatoto  mengakui bahwa, animo masyarakat mendaftar Komcad di Bulungan cukup tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah pendaftar di Kodim 0903/Bulungan.

“Pembentukan Komcad ini  untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama TNI untuk menghadapi segala bentuk ancaman militer maupun non militer guna mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan keselamatan segenap bangsa,” kata Akatoto kepada narahubung.id usai memberikan pembinaan kepada Komcad, Selasa (5/4/2022).

Setelah melalui tahap pendaftaran, para peserta Komcad akan menjalani tes untuk selanjutnya mengikuti latihan dasar militer. Adapun konsep bela negara melalui Komcad ini untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama dalam menghadapi ancaman militer.  Hal itu sesuai amanat Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

“Sekarang ini masih ada waktu sebelum seleksi. Jadi, manfaatkan waktu sebaik mungkin dengan menyiapkan fisik maupun kesehatan, isi waktu  dengan berolahraga, jaga faktor keamanan dalam setiap kegiatan sehari-hari sebelum mengikuti seleksi. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, saya harapan dalam seleksi nanti kalian bisa diterima semua,” ungkapnya.

Dijelaskan, apabila sedang dalam keadaan non aktif, anggota Komcad akan menjadi warga negara biasa seperti profesinya sehari-hari. Seperti, masyarakat, ASN, mahasiswa, atau lainnya. Sehingga bisa disimpulkan Komcad adalah pendukung dari komponen utama TNI.

“Saya berharap setelah pemberian pengarahan ini para calon siswa Komcad bisa lebih mempersiapkan diri sebelum memasuki tahap seleksi,” harapnya.

Untuk diketahui, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon Komcad. Setelah syarat terpenuhi, selanjutnya akan mengikuti rangkaian tahapan selanjutnya. Yakni, seleksi administrasi dan seleksi kompetensi.

“Peserta yang dinyatakan lulus akan menjalani pelatihan dasar,” bebernya.

Selama menjalani latihan dasar,  calon anggota Komcad akan memperoleh uang saku, perlengkapan perseorangan lapangan, tunjangan operasional pada saat mobilisasi, rawatan kesehatan, serta perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan dari Kementerian Pertahanan. Komcad diharapkan mampu mempunyai bela negara,” ungkapnya.

Tahun ini, kuota untuk Kodam VI/Mulawarman sebanyak 500 orang. Nantinya, peserta akan mengikuti pelatihan di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam).

“Kita bersyukur  sudah bisa mendaftar. Pembentukan Komcad ini akan dilakukan bertahap. Harapan kami komcad ini sebagai komponen cadangan di daerah. Kita bekerja untuk negara dan menjadi contoh untuk perusahaan lainnya untuk mendukung bela negara melalui Komcad,” tutupnya. (rhl/nr)

Berita Lain