4000 Personel TNI dan Polri Siap Amankan Pilkada Serentak 2020
TANJUNG SELOR, narahubung.id – Plt Kabid Humas Polda Kaltara AKBP Budi Rachmat menyatakan 4000-an personel gabungan TNI dan Polri siap mengamankan Pilkada Serentak tahun 2020.
Guna menjaga kondusifitas tahapan Pilkada, para personel baik TNI maupun Kepolisian akan disebar ke seluruh wilayah yang ada di Kaltara.
“Untuk kesiapan jumlah personel yang ada, kita sudah matangkan. Seluruh jajaran (Polres dan Polsek) sudah siap melakukan pengamanan nanti. Ada sekitar 4000-an personel dari TNI dan Polri akan kita sebar diseluruh wilayah,” ujarnya, Senin (31/8/2020).
Pengamanan Pilkada bakal dilakukan secara berlapis. Artinya, Polri akan lengkapi oleh jajaran TNI dan juga Satpol PP. Tidak hanya itu, pengamanan Pilkada juga mendapat dukungan dari Korps Brimob Mabes Polri. Setiap daerah kecuali Kota Tarakan, akan menerima 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob.
“Kalau di Tarakan kan ada personel Dit Pamobvit, ada satuan Brimob dan juga Dit Polair. Jadi pengamanan disana (Tarakan) sudah cukup, karena juga hanya Pilgub saja. Beda kalau didaerah lain (Nunukan, Bulungan, KTT dan Malinau). Ada Pilbup dan dan ada Pilgub. Kemungkinan 1 SSK Brimob akan ditempatkan disetiap wilayah,” jelasnya.
Untuk waktu kedatangan personel dari Korps Brimob Mabes Polri, hingga kini belum diketahuinya. Akan tetapi ia memprediksi, personel dari Korps Brimob Mabes Polri itu bakal ke Kaltara jika sudah memasuki masa-masa kampanye para calon kepala daerah, baik itu Pilgub maupun Pilbup.
Pihaknya sampai saat ini, terus melakukan koordinasi dengan penyelanggara pemilu untuk penempatan personel dari Korps Brimob Mabes Polri tersebut. Disinggung soal kerawanan, diakuinya hingga saat ini masih dalam kategori aman.
Seluruh jajarannya juga telah diperintahkan untuk melakukan sosialisasi, agar tercipta pesta demokrasi yang aman dan damai di kabupaten perbatasan ini. Ia juga menegaskan, jajarannya bakal melakukan pengamanan disetiap tahapan yang dilakukan penyelenggara pemilu.
“Kalau untuk di Kaltara (kerawanan) sampai saat ini aman-aman aja. Belum ada gesekan-gesekan yang cukup panas. Anggota juga sudah diperintahkan untuk antisipasi awal. Personel yang terlibat pengamanan juga, akan dilakukan simulasi dalam menangani persoalan nanti. Namun yang pasti, kita sudah siap amankan Pilkada di Kaltara nanti,” pungkasnya. (am/dc)