Getol Merayu Berau Gabung Kaltara

narahubung.id – Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang terus membujuk Berau untuk gabung Kaltara. Hal ini diungkap mantan Kepala Dinas Perhubungan Kaltara Taupan Madjid kepada wartawan.

Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Berau itu mengaku dititipi pesan oleh Gubernur Zainal sebelum kepindahannya ke Bumi Batiwakal.

“Pak gubernur sampaikan ke saya tolong sampaikan ke Berau bagaimana dibujuk rayu agar bisa bergabung,” ujarnya belum lama ini.

Taupan mengatakan, semua kemungkinan bisa saja terjadi. Apalagi, ia hafal betul potensi yang dimiliki Kaltara.

“Saya bilang saya ini kan hafal tentang Kaltara, kalau untuk promosi saya bisa tinggal bagaimana merayu itu pertimbangannya banyak dilihat untung ruginya. Kalau ada keinginan kenapa tidak, bisa saja nanti terjadi,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang menggulirkan wacana Kabupaten Berau, Kaltim masuk menjadi wilayah Kaltara.

Zainal menilai hal itu sebagai keinginan yang wajar. Secara ekonomi kawasan Berau dan Kaltara sudah terintegrasi, hanya saja administrasi pemerintahan yang berbeda.

“Itu kan wacana. Kita mengajak, ya mudah-mudahan dari Berau mau,” ujarnya saat disua narahubung.id, Jumat (18/6/2021).

Lanjut, Gubernur menuturkan, untuk mewujudkan rencana ini, ia intens melakukan komunikasi ke Pemkab Berau. 

“Saya sudah dua kali komunikasi. Harapan kita mereka bisa gabung kembali ke Kaltara,” akunya.

Konsep penggabungan wilayah kata Zainal, bukanlah suatu keniscayaan karena menjadi salah satu strategi untuk mengoptimalkan pelayanan publik dan mempercepat kesejahteraan rakyat. Ini penting untuk mendekatkan masyarakat wilayah itu dengan birokrasi.

“BPD sudah ke Kaltara, kemudian PLN, Pajak. Ada beberapa sektor yang mereka itu menginduk ke Kaltara,” sebutnya.

Mantan Wakapolda Kaltara ini menyatakan ada beberapa keidentikan antara Berau dan Kaltara. Selain dari sisi historis, Berau juga memiliki kultur yang tak jauh berbeda dengan Bumi Benuanta -sebutan untuk Kaltara.

“Kita akan bangun terus komunikasi ini. Mudah-mudahan ada respon baik dari masyarakat Berau,” pungkasnya. (dc/nr)

Berita Lain