Asnawi Arbain Beberkan Tugas Besar MW KAHMI Kaltara

narahubung.id – Asnawi Arbain Thalib, kembali terpilih menjadi formatur presidium pada Musyawarah Wilayah II Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Provinsi Kalimantan Utara. Ada dua agenda besar MW KAHMI Kaltara periode 2021-2026.

Sebanyak 7 orang menjadi formatur terpilih pada Muswil II KAHMI Kaltara kali ini, Asnawi membeberkan beberapa tugas besar MW Kahmi Kaltara periode 2021-2026 dalam waktu dekat. Salah satunya adalah membangun sekretariat bersama KAHMI Kaltara yang terintegrasi dengan lembaga pendidikan. Hal ini bertujuan untuk membangun sumberdaya manusia Kaltara yang unggul sekaligus menyongsong bonus demografi 2045.

“Jika bonus demografi ini bisa dimanfaatkan dengan baik maka akan ada ledakan kemakmuran di Indonesia khususnya di Kaltara. Dan kita harus mengambil peran untuk membangun sumberdaya manusia. Karena itu kita memerlukan pembangunan sekretariat yang terintegrasi dengan lembaga pendidikan. Para mentor kita akan libatkan para alumni HMI yang berkompetensi di masing-masing bidang,”kata Asnawi, Ahad (26/9/2021) malam.

Salah satu sektor pendidikan terintegrasi dengan sekretariat KAHMI misalnya melalui
pesantren pertanian, ia berharap akan lahir kader bangsa yang punya kompetensi di bidang pertanian yang berakhlak. Sebab di pesantren ini nantinya tidak hanya belajar tentang keagamaan, tetapi lebih pembelajaran vokasi.

“Di pesantren ini akan kita jadikan pusat agropolitan yang isinya adalah tanaman langka di Kaltara, sehingga muara pelestariannya nanti, anak cucu kita mengetahui jenis tanaman tersebut,”jelasnya.
Selain itu di pusat agropolitan juga akan dibentuk kelompok tani modern, sehingga memudahkan para santri dalam menerima proses pembelajaran.

Sementara itu anggota Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI Sigit Pamungkas berharap agar KAHMI Kaltara fokus membangun sumberdaya manusia.

KAHMI harus mendorong para alumninya untuk dapat berkontribusi bagi pembangunan Kaltara yang Berubah, Maju dan Sejahtera. Mengingat bahwa alumni HMI merupakan kader bangsa yang berfokus terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur.

“Jangan sampai pada tahun 2045 para alumni HMI menjadi petaka demografi, ini harus kita hindari. HMI dan alumninya punya tugas besar,”ujar pria yang juga Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden RI.

Ia juga menyarankan agar KAHMI segera membangun ladang amal seperti persyarikatan ormas lainnya. Tentu saja ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengaplikasikan tujuan didirikannya HMI.

“Ladang amal usaha sangat kita perlukan, yang berdampak pada KAHMI itu sendiri,”tuntasnya. (dc/nr)

Berita Lain