Pupuk Indonesia Deklarasi Program Makmur Agrosolution di Nunukan Dan Malinau

narahubung.id – PT Pupuk Indonesia (Persero) menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) untuk mensukseskan program Makmur Agrosolution di Kabupaten Nunukan dan Malinau. Kedua perusahaan ini bersinergi dalam rangka pemberdayaan serta pemberian akses permodalan bagi petani.

Turut hadir pada deklarasi di dua kabupaten itu diantaranya, Kepala Dinas Pertanian Nunukan Masniadi, Distributor CV Citra Sawit Palawei Ismail, Kepala Cabang BNI Nunukan Rakhmat, serta Ruslan Sawit Mandiri untuk distributor di Kabupaten Malinau.

Koordinator Wilayah Kalimantan Makmur Agrosolution, Akuwan mengatakan, mengatakan Makmur menjadi program nyata dalam rangka meningkatkan kesejahteraan yang didukung peningkatan produktivitas dan pendapatan petani. 

Melalui program Makmur, ungkap Akuwan, petani mendapatkan kemudahan akses permodalan, agro input seperti pupuk, benih, pestisida, kawalan tekonologi budidaya, hingga jaminan offtaker.

“Kami siap membantu melalui program Makmur Agrosolution dalam membantu serta pendampingan dalam pemberian umur tanaman dan mendampingi sampai mendapat hasil yang meningkat dari sebelum dan sesudah program ini berjalan di Kabupaten Nunukan,” ujarnya, Jumat (1/10/2021).

Lanjut, Akwan menuturkan, sesuai arahan Dinas Pertanian Nunukan, untuk penyaluran pupuk diharapkan dapat tepat sasaran dengan barang yang berkualitas.

“Serta pendampingan dalam budidaya dari stakeholder dalam membantu membina petani kelapa sawit yang ada di Nunukan dan estimasi luas kelapa sawit petani mandiri 30.000 Hektare,” katanya.

Akuwan menjelaskan, program Makmur, yang sebelumnya bernama Agrosolution ini, telah diimplementasikan di seluruh wilayah tanah air. Pada tahun 2021, target luasan lahan Program Makmur seluas 50.000 hektare. Adapun, komoditas yang menjadi fokus dalam program ini mulai dari padi, jagung, cabai, kelapa sawit, singkong, kopi, lada, kakao, bawang merah, tebu, tembakau, nanas, dan manggis.

Realisasi program Makmur hingga Juli 2021 tercatat luas tanam sudah mencapai 29.619 hektare dengan akuisisi petani tercatat 25.775 orang. 

PT Pupuk Indonesia (Persero) menargetkan pada tahun 2022, total luasan tanam Program Makmur seluas 250,000 hektare yang tersebar di seluruh Indonesia dengan penjualan pupuk non subsidi diharapkan bisa mencapai 125,000 ton.

Bertahap akan naik target luasannya hingga tahun 2024 diharapkan bisa dicapai 4,000,000 hektar.  Sementara untuk jumlah petani yang terlibat pada tahun 2024 tersebut ditargetkan mencapai 4.000.000 orang.

(dc/nr)

Berita Lain