Makna Historis Jadi Sarana Introspeksi Di Rapat Paripurna HUT Tanjung Selor dan Bulungan

narahubung.id – Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan akan memasuki usia yang ke-231 dan ke-61 pada 12 Oktober 2021 ini.

Jelang peringatannya, DPRD dan Pemkab Bulungan Menggelar Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan di Ruang Sidang Datu Adil DPRD Bulungan, Senin (11/10/2021).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Bulungan Kilat juga di hadiri oleh Bupati Bulungan Syarwani, Wakil Bupati Ingkong ala beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan Instansi Vertikal dan Tokoh Masyarakat.

Bupati mengingatkan bahwa Hari jadi Kota Tanjung Selor yang jatuh pada tanggal 12 Oktober 1790 dan hari jadi Kabupaten Bulungan yang jatuh pada 12 Oktober 1960, merupakan hasil kajian mendalam dan menyeluruh terhadap sejarah Bumi Tenguyun -sebutan untuk Bulungan.

“Berdasarkan hasil seminar pada tanggal 7 dan 8 Mei 1991, dan ditetapkan melalui peraturan tingkat II Kabupaten Bulungan Nomer 02 Tahun 1991 Tanggal 12 Mei 1991, kemudian di sahkan dengan surat keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Kalimantan Timur Nomer 003.3 – IV.2 – 44 Tanggal 24 Agustus 1991,” jelasnya.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Bulungan ini menerangkan, bahwa Bulungan merupakan Kabupaten induk pemekaran di wilayah Utara Kalimantan Timur. Yang dimulai dari Kota Tarakan di tahun 1997, Kabupaten Nunukan dan Malinau di tahun 1999, Kabupaten Tana Tidung di tahun 2007, hingga penetapan Tanjung Selor sebagai ibukota Provinsi Kalomantan Utara.

“Melalui sejarah terbentuknya Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan yang panjang tersebut, seharusnya menjadi optimisme dalam membangun daerah ini, apapun peran kita, sekecil apapun yang dapat kita perbuat untuk pembangunan daerah ini saya tetap mengharapkan dan meminta dukungan tersebut,”ungkap syarwani.

Melalui momentum di hari jadi Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan ini, Syarwani mengajak teman-teman, khusunya generasi muda untuk tetap melestarikan nilai-nilai budaya yang ada di Kabupaten Bulungan.

“Salah satunya kegiatan perayaan hari jadi seperti ini menjadi bagian dari upaya memastikan warisan budaya yang ditetapkan oleh pendiri daerah ini, para founding father daerah ini, para leluhur daerah ini untuk tetap di lestarikan,” imbuh Syarwani.(rhl/nr)

Berita Lain