“One For All”, Panggung Nostalgia Musisi Tarakan

narahubung.id – POD Bunga, Mr Jack dan BIERHOFF sebut saja. Senyum langsung mengembang dan masa muda langsung terbayang saat nama band-band ini disebutkan. Hampir semua musisi di Kota Tarakan tumbuh bersama mereka.

Maka saat band-band itu dimunculkan di Bombone Workhouse, Minggu (7/11/2021) lalu, yang muncul adalah sebuah nostalgia.

Tak hanya ketiga band senior itu saja, ada juga Ragamanagram X Ade Jhino, Bombay, The Krobols, All Desire, FFTR, dan Dig Kids yang ikut meramaikan panggung bertajuk “One For All” itu.

Tarakan yang memiliki multibudaya memang menjadi daerah yang subur dalam menyebarkan trend dari masa ke masa. Dari segi musik sendiri, mengalami beberapa kali transisi dari segi pergerakan dan selera.

Dulunya band festivalan pernah mengalami puncak popularitas di era 2000-an. Aliran musiknya sendiri bermacam-macam, mulai dari rock, funky sampai nu metal.

Memasuki 2013, festilval band mulai masuk senjakala. Indie yang dicap sebagai nuansa baru dalam gaya bermusik sukses mengambil alih tongkat estafet.

Konsep berbasis karya ini sukses memandu musisi Tarakan untuk merubah ‘keyakinannya’.

Kembali ke panggung “One For All”. Malam itu, dua generasi lintas era itu tampil disatu panggung yang sama. Tidak lagi ada sekat, mana yang indie mana yang bukan. Semua larut dalam nostalgia.

Tampaknya penonton memang sengaja datang untuk bernostalgia. Mereka yang datang tampaknya adalah orang-orang berusia 30 tahun ke atas yang mengenal band-band ini sejak masa keemasannya.

Apalagi saat POD Bunga membawakan lagu Super Funk milik Funky Kopral. Kesan intim pun tercipta.

Penampilan mereka terbilang memuaskan bagi para penggemarnya. Bila menganalogikan penampilan mereka malam itu dengan lautan, POD Bunga dan kawan-kawan mampu membuat para penontonnya larut dalam gelombang nostalgia.

Belum lagi, narahubung.id secara khusus dipercaya untuk mencicipi “Mr Big”, salah satu varian menu dari “Ricallica” besutan Datu Jering Merulun (Alinx) dan Yudhistira Pramana (Yudis Jogja).

Mengambil bagian paha secara utuh adalah keputusan tepat yang membuat ayam rica-rica “Mr Big” terasa begitu memuaskan. Apapun musikmu, Ricallica tetaplah makanan terbaik. (dc/nr)

Berita Lain