Terobsesi Game Hay Day, Pemuda Ini Pilih Berkebun
narahubung.id – Pemuda asal Kota Tarakan, Wiranata Kusuma tengah mengembangkan perkebunan yang di garapnya sejak sebulan lalu. Terobsesi dengan game yang pernah ia mainkan yaitu ‘Hay Day’ membuat dia akhirnya memutuskan untuk fokus bertani.
Wira sapaan akrabnya, memutuskan untuk konsen di pertanian karena ketertarikannya akan flora dan fauna sejak kecil. Dilahan seluas 1,3 Hektare tersebut ia mulai mulai menanam cabai, terong, melon kuning, dan semangka hibrida.
“Sebennarnya saya bakal konsen ke cabai walaupun perawatan dan panennya itu agak sulit, itu yang menjadi tantangan buat saya untuk fokus di satu jenis,” jelas Wira saat tim narahubung.id kunjungi kebun miliknya di Kota Tarakan, Sabtu (13/11/2021).
Wira juga menambahkan akan coba membangun kebun argowisata untuk masyarakat yang ingin berwisata di kebunnya dengan menanami melon dan semangka.
“Mungkin kalau untuk panen saya akan membuat argowisata disini sekalian masyarakat untuk berjalan jalan tapi itu harapan saya. Semoga dari yang saya tanam ini akan membuahkan hasil dan motivasi buat pemuda-pemuda di Tarakan,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa bertani itu sebenarnya menyenangkan, ada euforia tersendiri untuknya yang ia rasa sebagau orang baru di bidang pertanian.
“Kenapa saya memutuskan bertani ini sebenarnya sebagai salah satu bentuk melawan arus juga, yang kita liat anak muda sekarang lebih mengincar bisnis-bisnis yang modern, dan lebih ingin jadi pekerja kantoran atau PNS, sementara di bidang pertanian sendiri ini jarang sekali untuk di lirik peluang bisnisnya oleh anak muda,” imbuhnya.
Wira juga berharap kedepannya anak muda dapat melihat bahwa peluang bisnis di bidang pertanian sangatlah besar dan berpotensi.
“Saya merasa bertani ini sangat keren, tidak ada hal yang membuatmu malu, peluang bisnisnya sangatlah besar dan berpotensi, saya juga mengharapkan teman-teman pemuda khususnya di Tarakan bisa bersama-sama untuk meninggkatkan pertanian yang ada di wilayah Tarakan ini sendiri,” pungkasnya. (rhl/nr)