Syarwani : Awal Desember Luhut Akan Tinjau Lokasi Groundbreaking

narahubung.id – Menko Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan berencana meninjau Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi yang akan di-groundbreaking oleh Presiden RI Joko Widodo.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Bulungan Syarwani setelah melakukan koordinasi secara virtual bersama Menko Luhut, pada Kamis (11/11/2021).

“Dari hasil zoom meeting itu disampaikan pak Luhut selaku Menko Kemaritiman dan Investasi insya allah awal Desember beliau akan turun langsung sebelum acara groundbreaking itu,” jelas Syarwani sesaat setelah menghadiri rapat paripurna di DPRD Bulungan pada, Selasa (16/11/2021).

Syarwani menjelaskan, kedatangan Menko Luhut bertujuan untuk memastikan semua persiapan groundbreaking berjalan sesuai rencana.

“Kedatangan pak Luhut pada pekan minggu pertama itukan memang harus dan wajib, untuk melihat persiapan aspek menuju lokasi yang akan dituju, kemudian lakukan Landclearing (pembukaan lahan) di Tanah Kuning – Mangkupadi, serta rundown acara, bapak Presiden datang ke Bulungan,” ucap Syarwani.

Ia juga mengungkapkan estimasi jadwal kedatangan orang nomor satu di Indenosia itu.

“Insya allah Desember, diperkirakan sekitar tanggal 16 atau 20 Desember rencana groundbreakingnya, karena di minggu pertama kan harus dilakukan penyiapan dulu, terkait lokasi, terkait aspek menuju ke lokasi kegiatan groundbreaking tersebut,” ungkapnya.

Syarwani mengatakan, koordinasi lintas sektor di tingkat kabupaten juga terus dilakukan. Termasuk kajian lingkungan guna menjamin pembangunan KIPI tidak berdampak pada masyarakat sekitar.

“Nanti saya akan lakukan rapatkan lagi, bersama beberapa dinas instansi terkait di Pemkab dan Pemprov Kaltara, untuk membahas beberapa dokumen tentang Groundbreaking KIPI, begitu juga sebagai informasi, kami sudah lakukan data analisis dampak lingkungan (AMDAL) berupa uji konsultasi publik kepada masyarakat di Tanah Kuning-Mangkupadi tentang akan dibangunnya Proyek KIPI dilahan seluas 30 Hektare,” pungkasnya. (rhl/nr)

Berita Lain