Kejurprov KU 18 Perbasi Resmi Dibuka
narahubung.id – Kejuaraan Provinsi Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Kelompok Umur (KU) 18 tahun Kalimantan Utara (Kaltara) resmi dibuka.
Kegiatan ini mempertemukan atlet basket andalan dari 5 kabupaten/kota di Kaltara, diantaranya Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tanah Tidung, dan Kota Tarakan.
Kategori yang dipertandingkan di Kejurprov ini adalah 5 vs 5 Putra dan Putri. Agenda Tahunan Perbasi dihadiri oleh Gubernur yang diwakili oleh SekProv Kaltara, Ketua Koni Kaltara, Plt Dispora, Bupati Bulungan, Ketua Perbasi Kaltara, Ketua Perbasi Bulungan.
Pembukaan Kejurprov Perbasi yang juga cabor di bawah naungan Komite Olahraga Nasional (KONI) Kaltara ini, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara pada, Minggu (21/11/2021).
Ketua Perbasi Kaltara, Andi Akbar mengatakan, Kejurprov KU 18 ini adalah kegiatan tahunan Perbasi Kaltara dalam menjaring atlet untuk persiapan ke Pra Pon dan untuk masuk ke Pon.
“Kejurprov KU 18 ini telah menjadi agenda tahunan Perbasi Kaltara dalam menjaring atlet untuk menyiapkan di event nasional selanjutnya, salah satunya Pra Pon dan menuju Pon,” jelas Andi Akbar kepada tim narahubung.id.
Bang AB sapaan akrab Andi Akbar juga mengungkapkan bahwa pembinaan atlet di daerah berjalan terus, terbukti di setiap Kejurprov Perbasi ini, kabupaten/kota selalu mengirimkan atlet-atletnya untuk bertanding.
“Pembinaan atlet di daerah hingga saat ini berjalan terus, terbukti selalu mengirimkan atlet Putra Putri nya di agenda Kejurprov Kaltara ini, hanya KTT aja kali ini tidak mengirimkan Atlet Putrinya yang diperkirakan terkendala akibat pandemi ini,” ungkapnya.
Pria yang juga menjabat sebagai wakil Ketua DPRD Kaltara ini juga menjelaskan, meski semua kegiatan termasuk olahraga sempat terkendala akibat pandemi, nyatanya hal itu tak menyurutkan semangat berlatih para atlet.
“Walaupun kegiatan-kegiatan pertandingan olahraga sempat terpending karena pandemi, apalagi olahraga yang kontak fisik sempat dilarang pemerintah, syukur karena sekarang PPKM telah turun level di Kaltara, semoga kegiatan basket bisa kembali aktif lagi di kabupaten/kota,” imbuhnya.
Bang AB juga berharap kepada Pemprov dan Pemda se-Kaltara agar sarana dan prasarana dapat di tingkatkan kembali serta didukung dan disupport kepada olahraga Basket.
“Saya berharap kepada Pemprov dan Kabupaten/Kota agar meningkatkan kembali sarana prasarana yang ada di olahraga Basket ini, serta selalu mendukung dan men-support setiap kegiatannya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kejurprov, Fajar Derwanto mengatakan seluruh kabupaten/kota telah mengirimkan atletnya terkecuali KTT yang tidak mengirimkan atlet Putrinya. Regulasi pertandingan juga menggunakan 1/2 Kompetisi, artinya seluruh tim akan bertemu semua.
“Kategori Putra Putri KU 18 Tahun ini di hadiri seluruh kabupaten/kota, terkecuali KTT tidak mengirimkan atlet Putrinya. Dari regulasi pertandingan ini kita menggunakan sistem grup atau 1/2 Kompetisi yang dalam grup itu semua tim akan bertemu saling mengumpulkan poin tertinggi untuk melaju ke final,” jelasnya.
Fajar juga menjelaskan bahwa di Kejurprov tahun ini panitia berharap bisa menjaring dan menghasilkan atlet-atlet berperestasi di Kaltara.
“Di kejurprov kali ini panitia berharap dapat menjaring atlet-atlet berprestasi di Kaltara, selain itu kegiatan ini juga sekaligus ajang seleksi pemain yang berpotensi untuk event selanjutnya, salah satunya persiapan PON,” pungkasnya. (adv/rhl).