Sempat Bersinggungan, TNI dan TDM Patroli Bersama Januari Mendatang
narahubung.id – Sempat bersinggungan dengan Tentara Diraja Malaysia (TDM), akhirnya Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berjaga di Pos Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Kecamatan Lumbis Pansiangan, Kabupaten Nunukan mulai kembali melakukan patroli bersama Januari mendatang.
Komandan Satuan Yonarmed 18 Komposit Buritkang, Letkol Arm Yuddhi Ari Irawan mengaku, ketegangan antara TNI dan TDM beberapa waktu disebabkan mis koordinasi antara kedua pasukan bersenjata itu. Buntutnya, salah satu anggota TNI sempat ditahan oleh TDM.
“Kordinasi yang rutin ini harapannya agar kita bisa masuk wilayah mereka, mereka pun seperti itu, agar meminimalisir pergesekan nantinya, seperti beberapa waktu lalu kita sempat bersinggungan anggota kita ditahan oleh mereka karena kurangnya kordinasi, tapi sekarang telah terjalin komunikasi yang baik,” jelas Yuddi kepada narahubung.id, Sabtu (20/11/2021).
Yuddi juga mengatakan, guna memperkuat koordinasi dengan TDM, TNI intens melakukan komunikasi secara virtual.
untuk sekarang telah intens melakukaan komunikasi bersama dengan TDM melalui zoom meeting agar memperkuat kordinasi antar Indonesia dan Malaysia di wilayah perbatasan.
“Kita telah berdinas sekitar 9 bulan di sini (Lumbis Pansiangan,Red), kita telah melaksanakan kordinasi dengan TDM, jadi setiap bulan kita rutin melakukan kordinasi via zoom meeting, terakhir kali kemaren kita zoom meeting 12 November dengan Brigade Malaysia dan semua batalyon-batalyon Malaysia dengan saya,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan rencana patroli bersama TNI dan TDM. Dengan menyasar titik krusial di wilayah perbatasan, patroli ini bakal digelar Januari 2022 mendatang.
“Kita ada 4 total Pos Gabma perbatasan yaitu, Pos Gabma Simanggaris, Pos Gabma Seliku, Pos Gabma Bakelalan, Pos Gabma Long Midang. Jadi setiap Pos di Gabma itu nanti ada tentara Indonesia dan Tentara Malaysia, jadi nanti kita bersama-sama melakukan patroli,”pungkasnya. (rhl/nr)