Lada Putih Bulungan Siap Dominasi China dan Vietnam
narahubung.id – Bulungan menjadi salah satu eksportir komoditas pertanian lada putih ke dua negara. Yakni, Vietnam dan Cina.
Bupati Bulungan, Syarwani mengaku akan terus meningkatkan ekspor lada dan kakao di Bulungan. Bahkan, Kementerian Pertanian (Kementan) juga akan mencanangkan dua komoditas tersebut.
“Insyaallah, dalam tiga tahun (2022-2024) lada dan kakao akan dikembangkan di Bulungan oleh Kementerian Pertanian,” kata Syarwani kepada narahubung.id usai mengadiri kegiatan Gebyar Ekspor tutup Tahun, Jumat (31/12/2021).
Pengembangan, sambung Syarwani, dilakukan di atas lahan seluas 1.000 hektare (ha). Diharapkan, dengan adanya pengembangan ini mampu meningkatkan ekspor lada dan kakao.
“Saya sudah memerintahkan Dinas Pertanian Bulungan untuk melakukan pemetaan. Untuk selanjunya dilaporkan ke Menteri Pertanian,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur operasional PT. Trisurya Mitra Utama, Anya Mandalika mengatakan bahwa negara tujuan ekspor lada putih Bulungan. Yakni, Vietnam dan Cina.
“Setiap bulan kita rutin mengekspor lada. Tetapi, jumlahnya tergantung produksi lada, kalau belum panen raya hanya 1 sampai 2 kontainer per bulan,” ujarnya.
Tetapi, jika sudah panen raya pengiriman bisa mencapai 5 kontainer per bulan. Di Bulungan, pasokan lada terbesar dari Desa Tanah Kuning dan Desa Mangkupadi Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan.
“Disana (Tanah Kuning-Mangkupadi) sekali panen bisa tembus 400 ton,” ungkapnya.
Sejauh ini, dari dua negara tujuan ekspor yang paling banyak permintaan lada terbanyak Cina. Karena selalu continue.
“Kalau Vietnam begitu mereka sudah panen permintaan lada akan disetop,” tutupnya.