Kasad TNI Dudung Kunjungi Wilayah Perbatasan Pulau Sebatik
narahubung.id – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman melaksanakan kunjungan kerja di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia tepatnya di Desa Aji Kuning Kecamatan Sebatik Tengah Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (6/1/2022).
Kunjungan kerja Kasad kali ini ialah untuk melakukan pengecekan kondisi Prajurit yang sedang bertugas sebagai Satgas Pamtas RI Malaysia Yonarmed 18/Komposit Buritkang serta menuju SDN 006 Sebatik dan SMP N 1 Aji Kuning Sebatik Tengah untuk memberikan materi pelajaran Nilai Pancasila.
Kedatangan Kepala Staf TNI Angkatan Darat beserta rombongan dengan menggunakan 2 unit Helly yang mendarat di lapangan Sepak Bola RTP Aji Kuning Sebatik Tengah.
Beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Kasad, yakni dengan mengunjungi SDN 006 Sebatik Tengah sekaligus mengajar siswa dengan materi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar Ideologi Negara.
Menurut Kasad Dudung, pengajaran nilai Pancasila sejak dini akan menciptakan generasi Bangsa yang berkarakter Pancasila dan memiliki rasa Nasionalisme yang tinggi.
“Pentingnya pengajaran pancasila sejak dini agar menciptakan generasi bangsa yang berkarakter pancasila dan punya rasa Nasionalisme tinggi,”katanya.
Kegiatan dilanjutkan dengan memberikan bantuan berupa Sarana olahraga, Komputer, alat tulis dan perlengkapan untuk sekolah. Setelah selesai, Kasad langsung menuju ruangan vaksinasi dan turut mendampingi siswa SD yang tengah divaksin sembari memberikan semangat serta motivasi.
“Jangan takut disuntik vaksin ya, ini tidak sakit dan untuk kesehatan,”jelasnya.
Kegiatan disekolah ditutup dengan berfoto bersama semua guru dan murid SDN 006 Sebatik Tengah dan SMP N 1 Aji Kuning Sebatik Tengah.
Setelah rangkaian kegiatan di sekolah, Kasad menuju Pos Komando Kompi Aji Kuning Satgas Pamtas Yon Armed 18/Komposit Buritkang sekaligus memberikan pengarahan kepada prajurit yang bertugas di Perbatasan.
Kasad memberikan pengarahan agar prajurit selalu disiplin dan menjaga kehormatan TNI AD serta jaga soliditas TNI – Polri dan menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan situasi yang bisa terjadi setiap saat.
“Prajurit harus selalu disiplin dan terus menjaga kehormatan TNI AD, serta terus menjaga solidaritas TNI dan Polri,”ungkapnya.
Ia juga menambahkan jangan mudah terkesima dengan pihak-pihak yang memanfaatkan situasi di perbatasan yang mengakibatkan barang-barang terlarang lolos masuk ke Indonesia.
“Jangan tergiur dengan hal-hal yang bisa berdampak merugikan seperti narkoba. Jangan memakai narkoba, karena ancamannya itu sangat besar, bisa berujung pemecatan secara tidak terhormat,”terangnya.
Ia juga meminta agar TNI selama bertugas di wilayah perbatasan tetap menjaga solidaritas dengan pasukan lainnya di Nunukan, baik itu marinir, kepolisian bahkan pemerintah daerah.
“Karena TNI-Polri adalah garda terdepan, harus menjaga soliditas, sesama teruslah kembangkan inovasi sesuai keahlian yang dimiliki dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sehingga keberadaan prajurit disini berdampak positif dan bermanfaat bagi warga masyarakat serta terus mendukung program pemerintah daerah,”pungkasnya. (rhl/nr)