Bulungan Bersolek Jelang Imlek 2022
narahubung.id – Jelang perayaan Tahun Baru Imlek pada 1 Februari 2022, tampak terhias lampion dan icon Imlek simbol macan di Taman siring yang berseberangan langsung dengan Klenteng Ta Pe Kong, Kabupaten Bulungan.
Ornamen lampion khas imlek terlihat menghiasi sepanjang jalan Jendral Sudirman di ibu kota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tersebut.
Ketua Panitia Imlek Kabupaten Bulungan, Hendi Darmawan menerangkan, bahwa sepanjang jalan ini ada sekitar 300 lampion yang terpasang sejak 4 hari yang lalu.
“Proses pemasangannya semingguan lah, memang kita mempersiapkan seminggu hingga dua minggu sebelum perayaan imlek,” kata Hendi kepada narahubung.id saat ditemui di Klenteng Ta Pe Kong, Minggu (23/1/2022).
Pada Perayaan Tahun Baru Imlek 2022 kali ini, pihaknya akan mengadakan kegiatan bakti sosial, donor darah, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
“Rencananya jika surat rekomendasi dari satgas keluar, kita akan adakan barongsai keliling rumah-rumah warga dan bazzar yang melibatkan UMKM sepanjangan jalan Jendral sudirman ini,” jelasnya.
Tampak diseberang Klenteng Ta Pe Kong icon simbol macan yang ramai dijadikan objek latar swafoto masyarakat, yang menandakan transisi dari tahun tikus ke tahun macan yang dirayakan pada tanggal 1 Februarai nanti.
“Proses pembuatan hingga pemasangan satu minggu, mulai dari lampion, kabel, termasuk icon macan dengan pernak pernik lampu yang ramai dikunjungi menjadi objek swafoto masyarakat bulungan ini,” ucapnya.
Namun, objek simbol macan di Taman Siring yang dijadikan masyarakat untuk ber swafoto tersebut, ternyata baru pertama kali dibuat. Pasalnya sebagai pengganti mobil karnaval keliling yang biasa dibikin pada saat perayaan imlek.
“Inisiasi ini sebagai pengganti mobil lampion karnaval yang ditiadakan, akhirnya teman-teman mengganti dengan icon lampu dengan nuansa lampion serta simbol macan di taman siring Tanjung Selor,”ungkapnya.
Rencananya kegiatan ini akan dimulai pada tanggal 8 hingga 15 Februari mendatang. Memperingati 15 hari setelah Imlek, karena cap go me itu adalah hari ke 15 setelah imlek.
“Pergantian dari tahun tikus keTahun macan pada 1 Februari nanti, 2573 untuk penanggalan lunar, tahun kongsili istilahnya.
Biasanya malam sebelum imlek itu ada acara kumpul keluarga, yang dari luar kota berkumpul kembali, sama hal nya seperti hari raya idul fitri yang dirayakan umat muslim, berkumpul keluarga besar, ziarah ke makam leluhur, dan beribadah,” ucapnya.
Tahun ini, perayaan imlek di bulungan dan klenteng ini mendapat bantuan dari pemerintah provinsi untuk pelaksanaannya.
“Untuk pemasangan lampion kita awal swadaya semua, ibaratnya rembes dan nanti akan diganti saat bantuan keluar. Kami upayakan semaksimal mungkin untuk swadaya dan mandiri, tapi kalau ada support kita terima,” pungkasnya.