TNI/Polri dan Pemkab Bangun Posko Pengamanan di KIPI
narahubung.id – Dalam rangka percepatan pembangunan proyek strategis nasional (PSN) Kawasan Industri Dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan.
TNI/Polri, Pemkab Bulungan dan pengembang bersinergi membangun posko pengamanan PSN KIPI, Selasa (25/1/2022).
Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan bahwa proyek PSN KIPI ini bukan hanya untuk kepentingan investasi. Tetapi, hal ini sudah menjadi keputusan negara. Untuk itu, semua pihak harus mengawal pembangunan KIPI agar bisa berjalan sesuai apa yang diharapkan.
“Sebelumnya kita sudah melakukan evaluasi terhadap 10 perusahaan yang akan mengelola KIPI. Tetapi, dari 10 perusahaan pemerintah pusat menetapkan hanya ada tiga perusahaan yang mengelola KIPI,” kata Syarwani usai meresmikan posko bersama PSN KIPI.
Adapun ketiga perusahaan pengelola KIPI. Yakni, PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI), PT Kayan Patria Propertindo (KPP) dan PT Indonesia Strategis Industri (ISI). Dalam hal ini, Pemkab Bulungan bersama kepada desa (kades) Tanah Kuning-Mangkupadi memastikan akan terus mengawal proses pembangunan.
“Kita akan pastikan program strategis ini bisa berjalan sesuai tanggung jawab dan kewenangan Pemkab Bulungan,” ujarnya.
Untuk itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan bisa saling bahu membahu serta bersinergi dalam melakukan percepatan pembangunan KIPI. Sehingga, bisa memberikan dampak bagi seluruh di Tanah Kuning-Mangkupadi.
“Saya berterima kasih kepada TNI/Polri karena setelah groundbreaking bisa bersatu dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Komandan Resor Militer (Danrem) 092/Maharajalila, Brigjen TNI Rifki mengatakan, peresmian posko bersama Pemkab Bulungan, TNI/Polri dan pengembang ini dilakukan untuk mengakomodasi semua kepentingan pembangunan KIPI.
“Posko kita tempatkan di Posramil Tanjung Palas Timur,” ucapnya.
Brigjen TNI Rifki berharap dengan adanya posko ini semua kegiatan di KIPI bisa berjalan sesuai harapan. Jika dalam proses pembangunan ada hambatan maka tim di posko yang akan membantu untuk melalukan mediasi kepada pihak yang menghambat.
“Mudah-mudahan saja tidak ada hambatan. Tadi, kita juga sudah berkomunikasi dengan masyarakat. Pada prinsipnya masyarakat mendukung pembangunan KIPI,” harapnya.
Ia juga menyebut bahwa masyarakat menyadari kemajuan kawasan ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tanjung Palas Timur.
“Kalau memang ada kepentingan di posko itulah tempat kita berdiskusi maupun bermusyawarah untuk menyelesaikan permasalahan dari kedua belah pihak,” tutupnya. (rhl/nr)