DPRD Bulungan Minta PTM Dievaluasi Kembali
narahubung.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan, H. Hamka meminta Pemda Bulungan untuk evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di Bulungan. Hal tersebut karena melonjaknya kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia.
Oleh karena itu, Pemda Bulungan harus segera mengantisipasi kemungkinan masuknya varian Omicron di satuan pendidikan.
“Jadi, saya berharap Pemda Bulungan melakukan evaluasi,” jelas Hamka kepada narahubung.id, Rabu (26/1/2022).
Hamka juga menegaskan bahwa di beberapa daerah sudah ditemukan siswa yang terpapar Omicron dan jangan pernah menganggap remeh virus asal Afrika Selatan tersebut.
“Tetap waspada, jangan sampai kasus Omicron meningkat seperti kasus COVID-19 yang sempat terjadi tahun sebelumnya (2021),” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan, Suparmin Seto mengatakan, bahwa PTM dilaksanakan dengan tetap berpedoman pada surat keputusan bersama (SKB) empat menteri. Jika 5 persen dari jumlah murid yang terpapar Covid-19 maka proses pembelajaran akan diliburkan selama 14 hari.
“Kalau di bawah 5 persen pelajar akan kita liburkan selama 14 hari. Tetapi, kita akan tetap berkoordinasi dengan tim Satgas,” ungkapnya.
Ia juga menyebut, jika di satuan pendidikan itu ada ditemukan kasus terpapar COVID-19 maka Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan akan langsung melakukan contact tracing (pelacakan kontak).
“Iya, begitu ada yang dinyatakan konfirmasi positif contact tracing akan langsung dilakukan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 yang semakin luas,” tutupnya. (rhl/nr)