Sinergitas Ketahanan Pangan Kaltara oleh Korem 092/Maharajalila dan PT. PKN Serta Gapoktan Desa Kelubir

narahubung.id – Kekuatan pengembangan potensi Desa dan kawasan perdesaan khususnya di bidang pertanian, perlu didukung oleh semua unsur. Salah satunya, kegiatan ketahanan pangan yang ada di Desa Kelubir, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, pada Jumat (1/4/2022).

Sinergitas antara Korem 092/Maharajalila, PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta Pemerintah Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan di Desa Kelubir merupakan pola kemitraan yang diidamkan oleh seluruh daerah pertanian di Indonesia.

Kegiatan groundbreaking ketahanan pangan ini diharapkan, mampu memajukan pertanian dan ketahanan pangan di seluruh wilayah Kaltara serta meningkatkan kecintaan untuk mengkonsumsi pangan lokal.

Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 092/Maharajalila Brigjen TNI Rifki dalam sambutannya, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT PKN yang secara ekonomi bisa terus membantu masyarakat di Desa Kelubir.

“Tujuan akhir ini, kita mampu mendukung kebutuhan pangan yang ada di Kaltara ini, khususnya masyarakat petani bisa sejahtera, sehingga program pemerintah meningkatkan kesehajahteraan, mengurangi kemiskinan, dan swasembada pangan itu bisa dilakukan bersama,” kata Brigjen TNI Rifki.

Brigjen TNI Rifki juga mengucapkan, terimakasih sebanyak-banyaknya kepada masyarakat Desa Kelubir yang mendukung kegiatan ketahanan pangan ini dapat terlaksana.

“Semoga ketahanan pangan yang kita laksanakan dengan luas sekitar 200 Hektare ini dapat berjalan, dan membawa berkah bagi masyarakat. Saya harapakan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat dan secara umum dapat meningkatkan ekonomi yang baik di Kaltara,” ucapnya.

Sementara itu, Community Development (Comdev) Manager PT PKN, Iwan Suryatno mengatakan, ketahanan pangan ini harus didukung semua pihak, seperti penerapan teori pentahelic model yang melibatkan lima unsur kekuatan dalam mengembangkan potensi pertanian.

“Ada lima pihak yang harus terlibat, dan hari ini TNI, Polri, itu menjadi salah satu poin bagian dari pemerintah, dalam hal ini pemerintah Provinsi dan Kabupaten, yang mendukung program ini,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa, hal ini pun sejalan dengan visi dan misi provinsi Kaltara. Yakni, yang mudah, maju dan sejahtera. Dengan 10 program kerja prioritas, dimana program ketiga yang terkait dengan mewujudkan ketahanan pangan daerah.

“Dengan pembangunan pertanian yang luas yang meliputi perkebunan, pertanian tanaman pangan, dan holti kultura, peternakan, dan perikanan sungai laut dan tambak dapat berkembang,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Suriansyah, mengungkapkan apresiasi yang tinggi terhadap, Tentara Nasional Indonesia (TNI) angkatan darat, karena turut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan swasembada pangan. Sebab, ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan negara, dan seluruh elemen bangsa wajib berperan bagi kedaulatan tanah air.

“Semoga kita semua dapat terus besinergi untuk memajukan pertanian dan ketahanan pangan di seluruh wilayah Kaltara, dan meningkatkan kecintaan untuk mengkonsumsi pangan lokal Kaltara. Saya ucapkan selamat bekerja dan berkarya, semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua,” tutupnya. (adv/rhl)

Berita Lain