Lima Kecamatan di Bulungan Zero Kasus
narahubung.id – Sebanyak lima kecamatan dari 10 kecamatan yang berada di Kabupaten Bulungan berstatus zero kasus COVID-19. Sebab, sudah tidak ada ditemukan kasus terpapar virus sindrom pernapasan akut berat 2 (SARS-CoV2).
Bupati Bulungan, Syarwani meminta masyarakat untuk tidak euforia dengan kondisi saat ini. Apalagi pendemi COVID-19 di Bulungan belum berakhir.
“Sampai hari ini, kita tidak tahu sampai kapan pandemi COVID-19 berakhir. Untuk itu terus terapkan prokes yang ada,” kata Syarwani kepada narahubung.id, Sabtu (16/4/2022).
Menurutnya, saat ini tidak ada cara lain selain menerapkan prokes untuk meminimalisir risiko paparan COVID-19. Karena itu, tetap disiplin menjalankan prokes. Kemudian, masyarakat juga diminta untuk mengikuti program vaksinasi COVID-19 dosis satu, dua dan tiga.
“Alhamdulillah, sekarang ini kasus aktif COVID-19 di Bulungan sudah turun signifikan,” ucapnya.
Namun begitu, masyarakat diminta untuk tetap waspada. Khususnya pada momen hari Raya Idul Fitri 1443 hijriah mendatang.
“Jangan sampai momen yang baik ini menimbulkan permasalahan baru. Jadi, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Bulungan, Heriyadi Suranta mengatakan, hingga saat kasus aktif di Bulungan tercatat masih ada 13 orang. Tersebar di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bunyu, Sekatak, Peso dan Pero Hilir. Sementara, lima daerah lainnya sudah berstatus zero kasus COVID-19.
“Sekarang ini kasus terbanyak di Tanjung Palas Utara. 6 kasus,” ungkap Heriyadi.
Penanganan pasien, sambung Heriyadi, akan diprioritaskan kepada 13 orang tersebut. Sehingga, Bulungan bisa berstatus zero COVID-19.
“Iya, walaupun sekarang ini sudah ada beberapa wilayah yang berstatus zero kasus COVID-19. Tetapi, bukan berarti protokol kesehatan diabaikan,” tutupnya.