Kepala BKKBN RI Serahkan DAK tahun 2022 Kepada Kabupaten Kota di Kaltara
narahubung.id – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia Hasto Wardoyo menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di gedung gabungan dinas (Gadis), Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara, pada Jumat (3/6/2022).
Pada Rakerda tersebut, Hasto turut menyerahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) kepada pemerintah kabupaten dan kota yang berada di Kaltara untuk tahun 2022. Dalam hal ini, Pemkab Bulungan mendapat DAK Non Fisik sebesar Rp 1,98 miliar dan DAK Fisik sebesar Rp 1,5 miliar.
Kemudian, Pemkab Malinau mendapat DAK Non Fisik sekitar Rp 2 miliar dan DAK Fisik sebesar Rp 927 juta. Selanjutnya, Pemkab Nunukan mendapat DAK Non Fisik senilai Rp 3,99 miliar dan DAK Fisik sebesar Rp 746 juta.
Lalu, Pemkot Tarakan mendapat DAK Non Fisik senilai Rp 1,69 miliar dan DAK Fisik senilai Rp 1,34 miliar. Terakhir, Pemkab Tana Tidung mendapat DAK Non Fisik senilai Rp 892 juta dan DAK Fisik senilai Rp 613 juta.
“Kita sudah bantu danai melalui DAK Fisik dan Non Fisik. Saya harap, dari pemerintah daerah bisa dibantu penyerapannya semaksimal mungkin,” kata Hasto, Jumat (3/6/2022).
Pada sambutannya, Hasto sangat mengapresiasi terlaksananya rakerda di Kaltara. Ia berharap, agar Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kaltara bisa saling bersinergi. Sehingga target yang hendak dicapai dapat terealisasi maksimal.
“Dengan Pak Wagub sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kaltara ini, saya percayakan pelaksanaan semua program berjalan optimal kepada masyarakat,” jelasnya.
BKKBN sendiri dipastikan siap mendukung pelaksanaan program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting tersebut. BKKBN telah menempatkan pihak berkompeten yang menjadi perwakilan di setiap level daerah.
“Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Walikota, silahkan hubungi mereka jika membutuhkan bantuan, atau informasi detail mengenai kondisi keluarga dan stunting di wilayahnya,” ujarnya.
Selain itu, BKKBN juga telah menempatkan 1.743 kader pendamping keluarga untuk bertugas di Kaltara. Berbagai sarana dan prasana juga akan selalu dilengkapi untuk mendukung pelayanan hingga ke akar rumput masyarakat.
“BKKBN memiliki 1.743 kader di Kaltara, ini kami serahkan agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tutupnya. (adv/rhl)