PT PKN Optimis Desa Binai Bisa kembangkan Perekonomian Desa

narahubung.id – Setelah mengikuti rangkaian ‘study tour’ sejak tanggal 7 hingga 9 Juni 2022 di Kabupaten Berau, Kaltim, Perwakilan Desa Binai, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan mendapat banyak ilmu dan pengetahuan tentang budidaya kakao hingga pengelolaan BUMDes.

Kunjungan hari pertama, perwakilan desa Binai mengunjungi Berau Cocoa dan mempelajari langsung cara pengelolaan dan pendistribusian yang baik dan benar. Selanjutnya, di hari kedua perwakilan desa Binai melalui BUMDes sharing bersama pemerintah Kampung Tasuk, Kabupaten Berau tentang pengelolaan BUMDes.

PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) selaku perusahaan pendaming dan fasilitator kegiatan tersebut berharap. Dari kunjungan itu, perwakilan desa Binai bisa mengembangkan potensi dan perekonimian yang dimiliki. Selain itu, siap mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan.

Community Relation Supervisor PT PKN, Kun Prayogie Herlambang mengatakan, perjalanan selama dua hari di Berau kemaren bersama perwakilan desa Binai, tujuannya sebenarnya untuk kegiatan pengembangan ekonomi yang ada di desa Binai.

“kemaren itu yang ke Berau dan berkunjung ke beberapa tempat itu tujuannya untuk kegiatan perekonomian, kemaren itu kita mendatangi dua tempat. Yang pertama, Berau cocoa tujuannya untuk hilirisasi perkebunan kakao,” kata Kun Prayogie kepada narahubung.id, Minggu (12/6/2022).

Di hari kedua, selain mengunjungi Berau Cocoa, perwakilan desa Binai melalui BUMDes juga mengunjungi BUMDes Kampung Tasuk, Kabupaten Berau untuk sharing dan bertukar ilmu soal pengelolaan unit usaha yang ada di Desa.

“Jadi, dengan kondisi BUMDes yang berpotensi untuk berkembang dan desa Binai pun punya potensi BUMDes yang bagus dari direktur hingga pengurus-pengurusnya. Sehingga, kita coba ajak lah study banding dan sharing dengan Kampung Tasuk yang ada di Berau, yang potensinya hampir sama, daerah desa ring 1 berbagai perusahaan. Unti usaha juga potensinya hampir mirip,” jelasnya.

Pihak PT PKN berharap, dari kunjungan itu, ada penerapan dan tindak lanjut dari apa yang diperoleh selama di Berau untuk di praktekkan di Desa Binai. Yang mana respon dan antusias perwakilan Desa Binai sangat baik untuk perubahan dan kemajuan desanya.

” Kami mengucapkan terimakasih kepada desa Binai, responnya cukup positif dan cukup antusias dan yang paling penting pesan direksi adalah bagaimana di study banding ini tim selanjutnya. Jadi, tidak hanya stop disini tindak lanjut yang untuk actionnya itu untuk aktifitas pengembangannya kita bantu maksimalkan,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Binai, Daud mengatakan, dari kunjungan tersebut pihaknya mendapat banyak ilmu dan pengetahuan yang nantinya siap di sampaikan kepada masyarakat ataupun petani yang ada di Desa Binai.

“Jadi, ilmu ini yang mau kita ambil mau dibawa ke desa kita, agar nanti perkembangan-perkembangan petani disana bisa kita tingkatkan melalui ilmu-ilmu yang kita pelajari,” kata Daud.

Daud juga mengungkapkan, selain ilmu dan pengetahuan soal budidaya kakao, pihaknya juga mendapat pengetahuan soal peningkatan ekonomi dari budidaya kakao.

“Yang pertama, kita akan mempelajari tentang bagaimana untuk peningkatan ekonomi masyarakat terutama dalam budidaya tanaman kakao, dan bukan itu saja, kita akan mempelajari bagaimana produksinya, bagaimana pemasarannya nanti,” jelasnya.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada PT PKN selaku pendamping dan fasilitator dalam perjalanan tersebut. Diharapakan kedepan hubungan kerja sama bisa terus terjalan antara Desa Binai dan perusahaan. (adv/rhl)

Berita Lain