Brigjen TNI Andi Sulaiman Harus Kerja Keras
narahubung.id – Pemilihan Umum Gubernur (Pilgub) provinsi Kaltara, bakal digelar pada 27 November 2024 mendatang. Namun, penyebaran alat kampanye dan isu di akar rumput calon-calon sudah mulai bermunculan.
Apalagi, nama Brigjen TNI Andi Sulaiman mantan Kepala Badan Intelejen Daerah (BINDA) Kaltara, sekaligus ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kaltara bukan hal yang baru.
Namun, apakah Brigjen TNI Andi Sulaiman menjadi momok yang menakutkan bagi Zainal A Paliwang selaku petahana?. Berdasarkan survei Brand Politika per Januari 2023 lalu, elektabilitas mantan Wakapolda Kaltara tersebut tak terbendung.
Pada kesempatan ini, tim narahubung.id mewawancarai Direktur Eksekutif Brand Politika, Eko Satiya Hushada. Ia menerangkan, bahwa pergerakan Brigjen TNI Andi Sulaiman belum terlalu signifikan meningkatkan elektabilitas.
“Pemasangan dan atau penyebaran alat kampanye, baru sebatas meningkatkan brand awareness, orang baru tahu. Oh, ada yang mau maju jadi gubernur, namanya pak andi sulaiman. Tapi, mereka belum memutuskan akan memilih bacalon dimaksud,” katanya kepada narahubung.id, Senin, (14/8/2023).
Dalam hal ini, Brand Politika menganjurkan calon baru yang ingin maju sebagai Gubernur Kaltara, harus siap bekerja keras dan bekerja extra untuk mengalahkan Zainal A Paliwang.
“Pak Andi Sulaiman, maupun Asmin Laura, harus kerja keras menghadapi ziyap,” jelasnya.
Terlebih lagi, jika Zainal tetap berpasangan dengan Yansen TP. Dari hasil suvei terakhir, masyarakat Kaltara sangat puas dibawah kepemimpinan Zainal dan Yansen. Keinginan masyarakat dengan adanya pemimpin baru juga sangat kecil.
“Kalau sekarang, survei terakhir, kecil angka yang menginginkan adanya pemimpin baru.
Masyarakat cukup puas dengan kepemimpinan pak zainal a paliwang,” pungkasnya.
Naskah: Rohil FM
Grafis: J.O