Tewasnya Wanita dengan Lilitan kabel, Polisi Sebut Sudah Curigai Seseorang

TARAKAN – Ditemukannya mayat wanita yang tewas mengenaskan di sebuah kamar kos, Kelurahan Kampung 1, Kota Tarakan, provinsi Kaltara pada Sabtu, (26/8/2023) kemaren, masih menjadi misteri.

Korban yang diketahui berinisial N (21) tersebut, ditemukan meninggal dengan kondisi leher terlilit kabel roll. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Randhya Sakthika Putra menjelaskan, saat ini tim sudah mulai mencurigai seseorang.

“Sampai hari ini belum ada identitas terduga. Namun, yang dicurigai pasti ada. Yang dicurigai pasti ada,” kata Kasat, Selasa (29/8/2023).

Saat ini, pihak kepolisian sudah memeriksa sedikitnya 9 saksi. Mulai dari teman terdekat, hingga mantan kekasih dari korban tersebut.

“Kami sudah memeriksa 9 saksi dimana saksi tersebut berasal dari tetangga kos korban, warga sekitar, dari beberapa orang pelanggannya, dari teman dekatnya juga sudah kami periksa,” bebernya.

“Dari 9 saksi yang diperiksa yang paling terdekat ada mantan kekasihnya, teman dekatnya,” tambahnya.

Korban N yang diketahui bekerja sebagai pemandu lagu dan membuka jasa prostitusi Online ini, memiliki hutang pitung. Sebab, dari kesaksian seringnya petugas koperasi ke kos korban.

“Termasuk isu korban memiliki banyak hutang ke koperasi, pihak koperasi sudah kami periksa juga,” ujarnya.

Adapun tim Satreskrim Polres Tarakan saat ini telah melakukan visum terhadap korban. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan.

“Hasil visum dari dokter menyatakan bahwa korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen dimana hasil visum juga menjelaskan ada tanda kebiru-biruan di daerah wajah. Untuk badan dan kaki mulus tidak ada tanda-tanda lebam atau kekerasan,” ungkapnya.

Sejauh ini, beberapa barang bukti telah diamanakan di kamar korban. Mulai dari Seprai, baju korban, kabel cok roll, bantal, dan boneka. Adapun handphone milik korban belum ditemukan.

“Untuk hp korban, hingga saat ini belum ditemukan. Jadi, yang hilang dari korban itu HP dan dompet. Kemungkinan masih ada saksi-saksi lain yang akan diperiksa,” tutupnya.

Berita Lain