Bantuan Bibit Sawit Dorong Perkebunan yang Berkelanjutan
TANJUNG SELOR – Sebanyak 36 petani di Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan bantuan 10 ribu bibit dari PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN). Secara simbolis, diserahkan kepada petani, Minggu (26/11/2023), sekaligus launching kluster kelapa sawit di desa tersebut.
Seperti dikatakan oleh External Relation Manager PT PKN, Iwan Suryatno, pihaknya akan memantau perkembangan pembagian bibit kelapa sawit sampai memasuki masa panen.
“Kami bukan sekadar bagi bagi bibit saja, kami juga memonitor perkembangan sampai panen, termasuk sampai berapa jumlah yang dihasilkan,” kata Iwan.
Pendampingan dimaksudkan untuk mengawal tujuan membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Penerima bibit sawit diharap bisa mengelola bantuan dengan baik dan benar.
“Kami di lapangan juga tidak mau petani hanya sebagai tangan di bawah saja, kami mencoba bisa sharing dengan mereka, apalagi selain sebagai petani sawit, mereka ada pendapatan lain,” ujarnya.
PT PKN tetap akan memberi sejumlah bantuan pendukung lainnya. Namun bantuan tersebut tidak 100 persen dan dirancang sebagai bentuk reward atau penghargaan.
“Ini yang menjadi penting, kami inginnya memberi reward, misal ketika petaninya membersihkan kebun secara baik dan dipelihara dengan kasih sayang, kami beri reward tadi, tapi kalau kebun nya kotor ya harus dibersihkan dulu,” jelasnya.
Mendapatkan bantuan bibit sawit, Kepala Desa Tanjung Agung Marko apresiasi pada PT PKN. Terlebih, warganya sekaligus didampingi dalam proses pengembangan sektor perkebunan yang potensial tersebut.
“Saya yang juga petani sawit, berterima kasih banyak dengan PKN sudah bersinergi, untuk mengangkat ekonomi masyarakat Tanjung Agung. Inilah pentingnya ada perusahaan bergerak di wilayah kita. Ada 36 petani yang dapat pembagian bibit sawit, dan itu tertanam semua,” jelasnya.
Dia berharap, ke depan, bisa terus bersinergi dengan pihak perusahaan. Sehingga dengan adanya kluster sawit, bisa menjadikan para petani sejahtera dengan perkebunan yang berkelanjutan.
“Ini mendorong kita untuk terus bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Ini motovasi buat warga, sehingga bisa mensejahterakan masyarakat kami,” ujarnya.
Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian (Dispertan) Bulungan, Yuniarti Utami saat menghadiri kegiatan pengembangan cluster perkebunan sawit di Desa Tanjung Agung kemarin (26/11) menyampaikan apresiasinya terhadap PT PKN.
“Dalam hal ini, kita tetap mendorong sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwa kesesuaian lahan sawit di kawasan hutan tetap diutamakan,” ujar Yuniarti kepada Radar Kaltara saat ditemui usai kegiatan tersebut.
Dalam hal ini, lanjut Yuniarti, berkelanjutan dalam arti sesuai dengan aturan yang berlaku serta penekanannya harus STDB. Ini penting karena petani juga harus memiliki legalitas atas lahan pertaniannya.
Tentu, dengan luasan lahan perkebunan sawit yang bertambah ini, tentu secara otomatis itu akan mendorong pendapatan daerah melalui dana bagi hasil (DBH). Oleh karena itu, pemerintah daerah tentu berterima kasih atas program ini.
“Sebagai tindak lanjut atas ini, hilirisasi dari ini pemerintah daerah juga menyiapkan, selain dari tujuh pabrik CPO tadi, kita juga mendorong harusnya ada lagi dalam bentuk pabrik minyak goreng mini,” tuturnya. (**)