Remaja yang Tenggelam di Sungai Kayan Ditemukan Tewas

Tim gabungan saat melakukan pecarian korban pada Rabu (2/9/2020) lalu.
Tim gabungan saat melakukan pecarian korban pada Rabu (2/9/2020) lalu.

TANJUNG SELOR, narahubung.id – Seorang remaja bernama Jamal (18) tenggelam saat menambang pasir di Sungai Kayan. Remaja ini ditemukan tewas di sekitar SP 5, Tanjung Selor pada Rabu malam (2/9/2020) sekitar pukul 23.30 wita.

“Alhamdulillah mas, sudah ketemu. Jenazah juga sudah kita serahkan ke pihak keluarga,” kata Kepala BPBD Bulungan Ali Patokah, Kamis (3/9/2020).

Ali mengatakan, jenazah Jamal ditemukan sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian. Dalam proses pencarian, tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri, BPBD Bulungan dan Kaltara dibantu warga memang mengalami sejumlah kendala. Seperti, arus Sungai Kayan yang cukup deras hingga minimnya alat penerangan ketika pencarian dilakukan malam hari.

“Kondisi saat kita temukan, masih utuh. Baju serta pakaiannya juga masih lengkap. Posisinya telengkuk dan mengambang di sungai,” jelasnya.

Saat ditemukan, jenazah memang langsung dilarikan ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo untuk dilakukan visum. Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, hasil visum menunjukkan jika peristiwa tenggelamnya Jamal murni karena kecelakaan kerja.

“Kalau kita lihat hasil visum, memang murni kecelakaan kerja. Itu informasi yang kita dapatkan dari tim iden (identifikasi). Tapi ini masih akan kita kembangkan lagi,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Belnas Pali Padang melalui Kanit Resmob Ipda Faisal Anang.

Anang mengungkapkan, pihaknya berencana akan memeriksa rekan kerja korban untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pemeriksaan itu dilakukan guna memastikan tidak adanya tindakan kriminal dalam tragedi jatuhnya korban saat sedang menambang pasir.

“Kita akan periksa rekannya (korban) nanti. Karena siapa tahu ada tindak kriminal dalam kasus ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui, seorang penambang pasir tradisional, Jamal (18) dilaporkan tenggelam di Sungai Kayan, Selasa (1/9/2020) pagi.

Warga Jalan Padaelo, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan itu dilaporkan tenggelam pada pukul 09.00 Wita.

Usman, Rekan kerja Jamal yang pada saat kejadian berada satu kapal dengan korban menuturkan, korban Jamal terpeleset saat sedang menyusuri sisi kiri kapal yang sedang berputar arah.

“Mungkin dia mau bantu saya tarik jangkar. Tapi terpeleset,” katanya saat disua narahubung.id.

Saat tahu Jamal terpeleset, Usman dengan sigap melempar pelampung ke arah dimana rekannya itu kemudian dilaporkan tenggelam.

“Pas tahu dia terpeleset saya langsung lemparkan pelampung. Tapi dia langsung tenggelam,” Lanjut dia.

Tak tinggal diam, Usman juga menceburkan dirinya ke sungai untuk membantu Jamal. Namun demikian, usaha Usman tak membuahkan hasil. “Saya kejar (dengan menceburkan diri ke sungai) tapi saya nda dapat,” bebernya.

Lanjut, Usman mengaku pernah memastikan apakah korban bisa berenang atau tidak. Hal ini menjadi penting mengingat pekerjaan yang dilakoni keduanya sangat berisiko.

“Dia (Jamal) bilang bisa berenang sama saya,” ucapnya. (am/dc)

Berita Lain