Pertamina EP Tarakan Field Gelar Penanaman 200 Bibit di HLH Sedunia 2024

TARAKAN – Pertamina EP Tarakan Field menggelar kegiatan penanaman pohon di momen Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia, Kamis (6/6/2024) bertempat di Bendungan Binalatung. Adapun pada kegiatan itu, sekitar 200 bibit ditanam diantaranya, bibit bambu dan terap.

Dalam acara tersebut, lebih dari 50 peserta hadir. Mulai dari PEP Tarakan Field, Pemerintah Kota Tarakan (DLH, PDAM, Kecamatan Tarakan Tengah, Kelurahan Kampung Satu), UPTD Kesatuan Pengelolaa Hutan Kota Tarakan, Badan Wilayah Sungai Kalimantan V), Dinas Kehutanan Provinsi Kaltara, mahasiswa pecinta alam UBT, gabungan kelompok tani hutan Slipi, dan kelompok tani hutan Slipi Makdepon.

FM Tarakan, Cahyo Tri Mulyanto dalam sambutannya, “Event HLH 2024 Sedunia yang dilaksanakan bersama-sama ini, menjadi momentum untuk merefleksi diri untuk terus berkolaborasi demi menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di masa depan”.

“Embung Binalatung ini viewnya sangat bagus ya, memang memilki potensi untuk dilakukan kerja sama pelestarian keanekaragamn hayati. Penanaman pohon ini sejatinya merupakan bagian dari program keanekaragaman hayati dan tanggung jawab sosial perusahaan,” kata Cahyo Tri Mulyanto.

Pada HLH 2024 yang mengangkat tema utama restorasi ini, Pertamina EP Tarakan Field melaksanakan penanaman pohon di lahan kritis daerah aliran sungai yang terletak di sekitar Bendungan Binalatung.

“Penanaman pohon ini menjadi bentuk komitmen Tarakan Field dalam agenda konservasi air. Bendungan Binalatung merupakan salah satu waduk yang menyediakan kebutuhan air bagi masyarakat Kota Tarakan,” ujarnya.

Penanaman pohon dalam HLH disebut sudah menjadi agenda tahunan PEP Tarakan Field. Tahun ini, PEP Tarakan Field menanam bambu untuk konservasi lahan kritis daerah aliran sungai.

“Bambu dikenal memiliki manfaat mencegah erosi akibat aliran air, meningkatkan volume air, dan menyerap karbon dioksida. Terap juga kembali ditanam sebanyak 100 bibit sebagai bentuk pelestarian keanekaragaman hayati, terlebih lagi Terap termasuk tanaman endemic Tarakan dan jumlahnya mulai berkurang,” sebutnya.

Pihak Pertamina EP Tarakan Field memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak yang terlibat pada kegiatan HLH 2024 ini. Kedepan, pihaknya berharap kolaborasi ini akan terus berkesinambungan.

Pihaknya juga memberikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada teman-teman dan rekan-rekan semua atas terlaksananya kegiatan hari ini.

“Dengan berkolaborasi kita sama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Mudah-mudahan kolaborasi ini dapat terus dilakukan,” pungkasnya.

Informasi lebih lanjut, penanaman ini juga diawali dengan seremonial penyerahan bantuan rumah bibit untuk penyemaian. Penyediaan bantuan rumah bibit ini menjadi permulaan program pelestarian keanekaragaman hayati di lahan kritis DAS Tarakan. Di masa yang akan datang, diharapkan ada upaya pemberdayaan masyarakat kepada kelompok tani hutan kedepan.

Berita Lain