Begini Aturan Ketat Dimusik Alam 2K20!

Ilustrasi
Ilustrasi

TANJUNG SELOR, narahubung.id – Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan Musik Alam 2K20 wajib menerapkan protokol kesehatan dan Aturan dari penyelenggara. Sebab, penyelenggara event kelas Nasional tahun ini punya aturan ketat yang harus dipatuhi.

Koordinator Acara Musik Alam 2K20 Anggriono Gilang Verlando menyampaikan aturan yang dibuat penyelenggara sebagai tindakan tegas untuk penerapan protokol kesehatan. Sehingga, penyelenggara membuat tata tertib untuk pengunjung sebanyak 10 poin.

Pertama, pengunjung harus dalam keadaan sehat sebelum menuju tempat kegiatan (suhu tubuh harus dibawah 37,5 derajat C. Kedua, wajib menjaga jarak minimal 1 meter. Ketiga, wajib menggunakan masker/face shield. Keempat, disarankan membawa handsanitizer.
Kelima, Membawa alat makan dan perlengkapan shalat pribadi.

Keenam, pengunjung membawa tempat duduk sendiri (tikar). Ketujuh, pengunjung dapat menegur pengunjung lain yang tidak mematuhi protokol kesehatan dengan cara melaporkan kepada panitia. Delapan, pengunjung harus menandatangani surat pernyataan yang dibuat oleh panitia. Terakhir, untuk peserta yang berada di luar Kabupaten Bulungan wajib menunjukan hasil swab test atau rapid test.

“Aturan ini dibuat penyelenggara sebagai tindakan tegas penerapan protokol kesehatan di lokasi acara. Selain, ada aturan lokasi acara juga didesain untuk penerapan protokol kesehatan. Mulai dari gerbang masuk lokasi acara,” ucap Anggriono.

Selain membuat aturan untuk pengunjung, aturan protokol kesehatan juga dibuat untuk penyelenggara dan pelaku usaha. Diantaranya, Panitia penyelenggara menggunakan masker, face shield, sarung tangan dan membawa hand sanitizer selama kegiatan berlangsung.

Kemudian memasang media informasi di lokasi-lokasi strategis untuk mengingatkan pengunjung/peserta tentang protokol kesehatan. Dan menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun dan juga hand sanitizer di area kegiatan.

Selanjutnya, menetapkan batas jumlah tamu/peserta yang dapat menghadiri langsung event sesuai kapasitas venue. Mengatur layout event untuk memenuhi aturan jarak fisik minimal satu 1 meter. Memastikan pelaksanaan protokol kesehatan dilakukan oleh semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Panitia juga melakukan pembersihan dan disinfektan secara berkala. Menyediakan alat pengecekan suhu di pintu masuk,” sebut pria yang piawai memainkan Disjoki (DJ).

Alumnus Universitas Muhammadiah Malang ini menambahkan, panitia ditempatkan disepangjang antrian untuk mengawasi aturan jaga jarak, pakai masker, sekaligus sebagai pemberi informasi kepada pengunjung.

Selain itu, di lokasi acara panitia menyebarkan informasi melalui pesan digital kepada pengunjung mengenai protokol kesehatan yang harus diterapkan saat mengikuti kegiatan. Kemudian, memastikan semua yang terlibat tetap menjaga jarak minimal 1 meter dengan berbagai cara.

Dan menginformasikan kepada peserta untuk membawa peralatan pribadi seperti alat shalat, alat makan. Larangan masuk bagi pengunjung/peserta/petugas/pekerja yang memiliki gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, atau sesak nafas.

“Pengaturan jalur keluar bagi tamu/peserta agar tidak terjadi kerumunan seperti pengunjung yang duduk paling belakang atau terdekat dengan pintu keluar diatur keluar terlebih dahulu, diatur keluar baris per baris sampai barisan terdepan dan lain-lain.
Dan panitia berhak mengeluarkan peserta/pengunjung dari area apabila pengujung tersebut tidak memenuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (as/adv)

Berita Lain