Mengenal Ragnarock, Band Metalcore Asal Ibukota

Infografis
Infografis

Ragnarock tidak pernal asal-asalan dalam merekonstruksi riff dalam lagu-lagu mereka. Tak hanya itu, Ragnarock juga memiliki kemampuan memproduksi melodi yang kuat dan membekas. Itu terdengar pada lagu berjudul “Sujud Gaza”, sangat konseptual dan penuh perhitungan.

Belum lama ini, pentolan band Ragnarock, Aink bertandang ke narahubung.id. kesempatan ini kami manfaatkan untuk mengulas beberapa hal tentang Ragnarock yang mungkin belum begitu diketahui orang banyak.

Berikut hasil wawancara kami.

Kapan awal Ragnarock terbentuk?

Tahun 2003 dengan nama awal Tirta Junior.  Tirta Junior awalnya merupakan binaan dari band Tirta yang sempat eksis di Bulungan.

Kita terbentuknya di Tanjung Palas waktu itu. hehe

Sejak kapan berganti menjadi Ragnarock?

Tahun 2005 baru kita mengunakan nama Ragnarock. Nama ini sendiri terinspirasi dari nama game online.

Bongkar pasang personel lumrah terjadi disetiap band. Bagaimana dengan Ragnarock sendiri?

Kita juga begitu, sempat beberapa kali ganti personel. Pada awalnya, Kiki dan Fery mengisi posisi vocal, saya (Aink) dan Iwin gitar, bass singgih, drummer  kita Babay, dan Bedu Perkusi/Keyboard.

Nah.. Tahun 2007, formasi ini berubah dengan vakumnya dua personel awal yakni Singgih dan Bedu.

Pada 2015, Babay dan Iwin keluar diganti dengan Udin dan Anoy. Inilah formasi terakhir Ragnarock.

Panggung paling berkesan?

Kukar Rockin’ Fest, saat Sepultra jadi bintang utamanya. Selain itu, Samarinda Metal Fest, Sulung Extreme Musik, Bulungan Distorsi, Lantank Teriak, dan terakhir saat kita launching album pertama di Banjar Baru, Kabupaten Tabalong, Kalsel

Siapa sih influence utama Ragnarock?

As I Lay Dying, Slipknot, Veil Of Maya, Miss May I dan masih banyak lagi sih.

Tahun berapa album pertama kalian dirilis?

Tahun 2015. Title album kita Memorabilia. Beberapa track-nya ada Sujud Gaza, The Desire To Live, dan Keringat Sampah

Tanggapan metalhead terhadap album tersebut?

Alhamdulillah sangat baik. hehe

Kapan rencana rilis album lagi?

Kalau materi sudah ada. Cuma kendala kita masih pada sibuk.

Bagaimana soal perubahan musik saat ini?

Kami tidak masalah karena itu adalah siklus. Tapi tidak bisa dipungkiri itu mempengaruhi produktivitas.

Faktor utama skena musik cadas lesu menurut kamu?

Akhir-akhir ini memang gigs sudah jarang. Regenerasi konseptor panggung jadi salah satu masalah utama. Semoga kedepan skena musik keras bisa kembali menemukan taringnya.

Band di Kaltara yang menurut kalian kuat secara musikalitas?

Six Grave, Amous, AFTERBURN, North Blood, Susu Cap Bunga, Poliklinik, Slaugther Dead, Northern Light, Identity Crisist, Bierhoff.

Penulis : Dicky

Grafis    : Nanda

Berita Lain