Jasad Pria Ditemukan Membusuk Terkunci di Kamar Kos

narahubung.id – Jasad seorang pria ditemukan membusuk dan terkunci di kamar indekos di Jalan Ramania, Tanjung Selor, pada Kamis (24/6/2021).

Korban berinisial HA ditemukan petugas Telkom, Saiful Anwar sekitar pukul 13.23 Wita. Saat itu, ia bersama rekannya sedang melakukan perbaikan sambungan Telkom milik Suzi, yang merupakan tetangga HA.

Saat sedang asyik duduk di depan rumah Suzi, Saiful mencium aroma tak sedap dari kamar HA. Karena penasaran, ia pun berinisiatif melaporkan hal tersebut kepada pemilik indekos.

“Saya langsung laporkan ke ibu yang punya kos-kosan ini (Ibu Sumika) sama ibu yang mau perbaiki jaringan TV-nya (Suzi),” ungkapnya kepada wartawan.

Untuk memastikan rasa penasarannya, Saiful dan Sumika lantas coba untuk mengintip dari jendela bagian depan kamar kos HA. Awalnya, Saiful hanya melihat ada sepeda motor yang terparkir di kamar kost tersebut. Namun berbeda dengan Sumika yang menyadari adanya mayat yang tergeletak tak jauh dari sepeda motor yang terparkir itu.

Tak menunggu waktu lama, pemilik indekos pun langsung menghubungi petugas kepolisian guna memastikan apa yang mereka lihat tak salah.

“Saat sama petugas itu lah, saya lihat betul-betul kedalam. Ternyata betul, ada orang (mayat korban) yang tergeletak dan memang sudah bau,” jelasnya.

Sementara itu, sang pemilik kos bernama Sumika mengaku jika keseharian korban itu sedikit tertutup. Korban diketahui menempati kos-kosan milik Sumika sejak tanggal 20 Maret 2021 lalu hanya seorang diri.

Saat akan menempati kos-kosan miliknya, korban mengaku berasal dari negeri jiran Malaysia. Sumika mengaku terakhir melihat korban pada tanggal 7 Juni lalu. Ia tidak berani mengetuk pintu kamar korban, lantaran ia juga takut jika korban sedang karantina mandiri karena terpapar COVID-19.

“Kita takut ketuk-ketuk pintunya. Karena takutnya dia karantina mandiri. Karena dia kan memang sering jalan. Kadang kita lihat pergi subuh, magrib baru pulang. Terus memang, dia (korban) tidak pernah hidupkan lampu. Sampai di kamar kosnya, pintu langsung ditutup,” jelasnya.

Penemuan mayat tersebut saat ini sedang dalam penyelidikan jajaran Satreskrim Polres Bulungan. Jenazah dibawa ke RSUD Soemarno Sosroatmodjo untuk jalani visum. Saat di TKP, kepolisian menemukan beberapa alat bukti berupa uang sebesar Rp11,4 juta serta satu unit sepeda motor.

Untuk kepastian korban meninggal, kepolisian masih akan menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit.\

“Kita masih tunggu visum dari dokter dulu untuk penyebab pastinya. Kita masih periksa keterangan saksi dulu sambil tunggu (hasil) visum dari dokter,” pungkas Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kasat Reskrim IPTU MHD. Khomaini. (sb/nr)

Berita Lain