BIMA Kemdiktisaintek Dukung Penguatan Kewirausahaan Masyarakat Pesisir Tarakan melalui Inovasi Produk Keripik Rumput Laut
TARAKAN – Universitas Borneo Tarakan (UBT) melalui program pengabdian kepada masyarakat melaksanakan kegiatan bertajuk “Penguatan Kompetensi Kewirausahaan Masyarakat Pesisir Melalui Inovasi Produk Keripik Rumput Laut” di wilayah pesisir Pantai Amal, Kota Tarakan, pada Rabu (6/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian yang didukung oleh Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) – Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Kemdiktisaintek).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan yang terdiri dari Nizhamuddin AB, S.E., M.M., Dr. Nia Kurniasih Suryana, SP., MP., Sudarto, S.E., M.M., serta mahasiswa Universitas Borneo Tarakan, dengan melibatkan Mitra Usaha Wanita Pantai Amal sebagai kelompok sasaran utama.
Dengan memanfaatkan potensi lokal berupa rumput laut yang melimpah di kawasan pesisir, kegiatan ini mendorong masyarakat—khususnya perempuan pelaku UMKM—untuk menghasilkan produk olahan inovatif seperti keripik rumput laut yang memiliki daya saing di pasar. Para peserta dibekali keterampilan mulai dari teknik pengolahan, pengemasan yang menarik, strategi pemasaran digital, hingga dasar-dasar manajemen usaha.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kapasitas wirausaha masyarakat pesisir agar tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi juga mampu menciptakan produk yang bernilai tambah dan berkelanjutan,” ujar Nizhamuddin AB, S.E., M.M, selaku ketua tim pelaksana. Dr. Nia Kurniasih Suryana, SP., MP menyampaikan bahwa program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
“Kemandirian perempuan pesisir dalam wirausaha merupakan fondasi penting untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan komunitas,” jelasnya. Sudarto, S.E., M.M., sebagai anggota tim, turut menekankan pentingnya keberlanjutan program.
“Kami akan terus mendorong kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan pemerintah daerah agar kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi langkah awal membangun ekosistem usaha kecil berbasis potensi lokal,” tambahnya.
Mitra Usaha Wanita Pantai Amal menyambut baik kegiatan ini. Para peserta merasa terbantu karena kini memiliki pemahaman baru untuk mengolah rumput laut menjadi produk siap jual yang menarik dan lebih menguntungkan secara ekonomi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, serta mendukung misi Kemdiktisaintek dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan, riset, dan inovasi berbasis lokalitas.