Bupati Minta Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi
narahubung.id – Bupati Bulungan Syarwani menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan di Ruang Rapat dr H Soemarno Sosroatmodjo, RSUD Tanjung Selor, pada Senin (15/11/2021).
Pertemuan itu merupakan bagian dari pendampingan oleh pihak RSUD Sarjito Yogyakarta dalam rangka akselerasi atau percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Balita di Kabupaten Bulungan.
“Dari pendampingan yang dilakukan dokter dan tenaga kesehatan senior RSUD Sarjito Yogyakarta memiliki pengalaman teknis dalam melaksanakan upaya penurunan AKI dan AKB di Bulungan, maka RSUD Tanjung Selor diharapkan memanfaatkan kesempatan pendampingan tersebut secara maksimal,” jelas Syarwani.
Ia juga menyampaikan kepada RSUD Tanjung Selor agar menanyakan segala sesuatu yang menjadi kendala dan penanganan kepada pendamping supaya tercapainya penurunan AKI dan AKB di Bulungan.
” Apa-apa yang menjadi kendala serta penanganannya silahkan ditanyakan ke tim pendamping agar kita benar-benar menurunkan AKI dan AKB dibulungan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bulungan, Imam Sujono menyebutkan bahwa Bulungan termasuk dalam 150 Kabupaten di Indonesia yang mendapat pendampingan terhadap penurunan AKI dan AKB.
“Nah kebetulan Kabupaten Bulungan, terkhusus RSUD Soemarno Sosroatmodjo itu yang mendampingi ialah RSUD Sarjito Yogyakarta, untuk hari ini ada kunjungan yang sebelumnya hanya melakukan zoom meeting,” imbuh Imam.
Ia juga mengungkapkan bahwa AKI dan AKB di Bulungan sendiri harus ditangani secara komperehensif guna menunjang layanan yang nantinya diberikan oleh para tenaga kesehatan.
“Karena yang menjadi persoalan kan bukan hanya ada di hilir atau Rumah Sakit, karena kebanyakan kan kasus kematian itu terjadinya di Rumah Sakit, tetapi kita juga harus bisa melihat dari aspek lain karna pasien dari rujukan yang dilarikan ke Rumah Sakit itu sudah dalam keadaan sudah tidak bagus,” pungkasnya. (rhl/nr)