Bupati Optimis 80 Persen Masyarakat Tervaksinasi

narahubung.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Ditargetkan, minimal 80 persen warga mendapatkan suntikan vaksin hingga akhir tahun ini.

Bupati Bulungan, Syarwani mengaku optimistis 80 persen masyarakat di Bulungan tervaksinasi. Apalagi sejauh ini capaian vaksinasi dosis satu sudah mencapai 79,56 persen dari target sasaran sebanyak 118.941 orang.

“Untuk cakupan vaksinasi dosis dua di Kabupaten Bulungan baru mencapai 58,12 persen dan terus akan ditingkatkan,” kata Syarwani kepada narahubung.id, Senin (27/12).

Karena itu, orang nomor satu di Bumi Tenguyun ini mengaku optimistis target daerah bisa tercapai hingga akhir tahun ini.

“Insyaallah, bisa terkejar. Apalagi sampai sekarang ini pelaksanaan vaksinasi terus berjalan,” ungkapnya.

Selain melakukan akselerasi percepatan vaksinasi dosis satu, dua dan tiga. Pemkab Bulungan juga akan mempercepat pemberian vaksin pada kelompok anak usia 6-11 tahun.

“Kita akan libatkan TNI/Polri. Nah, informasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan. Pelaksanaan vaksinasi juga akan dilakukan oleh Binda (Badan Intelijen Daerah) Kaltara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bulungan, dr. Velix Toding Sima saat dikonfirmasi mengatakan, secara keseluruhan capaian vaksinasi dosis satu, dua dan tiga sudah mencapai 69,33 persen.

“Kalau capaian vaksinasi dosis satu sudah bagus. Sekarang kita mengejar untuk capaian vaksinasis dosis dua yang masih relatif rendah. 58,12 persen,” bebernya.

Kemudian, untuk dosis tiga sudah mencapai 81,25 persen. Meskipun capaian vaksinasi sudah mencapai 80 persen. Dinkes memastikan pelaksanaan vaksinasi akan tetap terus dilaksankan.

“Iya, seperti di Jakarta, walaupun sudah mencapai 100 persen pelaksanaan vaksinasi tetap terus dilakukan,” ujarnya.

Menyoal ketersedian vaksin, Velix memastikan bahwa stok masih tersedia. Sinovac, Pfizer, Astrazeneca, Moderna dan Johnson & Johnson.

“Stok vaksin masih banyak. Kalau vaksin Johnson & Johnson sampai sekarang belum kita distribusikan. Karena masih kita koordinasikan,” pungkasnya. (rhl/nr)

Berita Lain