Coffee Talk Bersama d’Excellent, Pengunjung Diberi Ole-ole Biji Kopi

Coffee Talk bersama d’Excellent Coffee Class di Naracoffee, Tanjung Selor, Rabu (23/12/2020). (Foto : AGV)
Coffee Talk bersama d’Excellent Coffee Class di Naracoffee, Tanjung Selor, Rabu (23/12/2020). (Foto : AGV)

TANJUNG SELOR, narahubung.id – Coffee Talk bersama d’Excellent Coffee Class sukses digelar pada Rabu (23/12/2020) malam.

Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, acara yang berlangsung di Nara Coffee, Jalan Jeruk, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan ini dihadiri puluhan barista dan pemilik coffee shop.

Selain diskusi, para audiens juga dapat kesempatan untuk mencicipi kopi arabika dari berbagai daerah. Termasuk salah satu Roast Bean (biji kopi) yang menjadi andalan d’Excellent yakni arabika Bengkulu.

Tak cukup sampai disitu, semua audience juga dihadiahi Roast Bean (biji kopi) dari d’Excellent masing-masing 100 gram sebagai kenang-kenangan.

Sesi diskusi dibuka dengan penjelasan dari Farid Dihardjo (trainer d’Excellent) soal industri kopi mulai dari hulu hingga hilir. Ia menuturkan bagaimana proses yang dijalani oleh d’Excellent hingga mampu bertahan selama 28 tahun di industri kopi tanah air.

“Jadi memang d’Excelent sangat serius ya dalam memajukan industri kopi di Indonesia,” ujar Farid.

Lanjut, Farid menjelaskan pentingnya sertifikasi bagi seorang barista dalam industri kopi. Utamanya guna memenuhi kualifikasi kebutuhan perusahaan atau coffeeshop yang disasar.

“Jadi memang salah satu yang menjadi fokus kita (d’Excellent) itu pelatihan dasar untuk teman-teman yang brewer. Sertifikasi yang diberikan oleh d’Excellent juga resmi sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan” kata dia.

“Sertifikasi untuk barista sangat penting ya. Itu bisa membantu ketika teman-teman akan melamar ke perusahaan atau coffee shop tertentu. Selain itu, sertifikasi juga sangat baik untuk mereka yang ingin membuka usaha sendiri. Dengan melihat latar belakang mereka memiliki sertifikat, orang jadi jauh lebih percaya,” tambah dia.

Perjalanan d’Excellent dalam memajukan industri kopi kata Farid jelas memiliki banyak tantangan. Apalagi di tengah kondisi pendemi seperti saat ini.

“Karena memang dari awal semangatnya d’Excellent ini sosial ya, jadi kita optimis bisa lewati keadaan ini,” ucapnya.

Melihat peluang yang ada di Kalimantan Utara, Farid optimis industri kopi bakal berkembang pesat di Bumi Benuanta (sebutan untuk Kaltara).

“Hampir seminggu di sini (Tanjung Selor), 3 hari menyelenggarakan kelas kopi pertama di Kaltara sampai dengan diskusi ini, saya melihat antusias yang luar biasa dari pelaku usaha maupun penikmat kopi yang ada. Ini menunjukan industri kopi di Kaltara sangat potensi menjadi lebih berkembang seperti halnya yang ada di kota-kota besar,” sambungnya.

Ia berharap, d’Excellent bisa kembali berbagi informasi di provinsi termuda di Indonesia ini. “Semoga kita bisa kembali bertemu di lain waktu. Saya sangat suka dengan Kaltara, semoga Industri kopinya bisa terus maju,” tutup dia.

Sementara itu, Ketua Pelaksana “Kelas Seduh”, Aulia Rahman mengungkapkan terimakasihnya kepada pihak d’Excellent yang sudah mau berkontribusi dalam memajukan industri kopi di Kaltara.

“Terimakasih mas Farid dan d’Excellent sudah mau bekerjasama dengan kita untuk menyelenggarakan kelas seduh pertama di Kaltara ini. Terimakasih juga kepada Naracoffee yang sudah mendukung penuh acara ini,” pungkasnya. (dc/nr)

Berita Lain