Dinkes Ungkap Varian Omicron Sudah Masuk Kaltara
narahubung.id – Berdasarkan pengiriman 12 sampel, 7 dari Bulungan dan 5 dari Tarakan ke pengujian Whole Genome Sequencing (WGS) di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) pada tanggal 4 Feb 2022 lalu, 9 samplel dari Kaltara dinyatakan positif Omicron BA.1.
9 sampel positif itu 5 dari Bulungan dan 4 dari Tarakan. Sedangkan 3 sampel lainnya masih di konfirmasi apakah negatif Omicron atau tidak memenuhi syarat WGS, riwayat 9 pasien tersebut 5 pelaku perjalanan dari luar Kaltara, 2 suspek dan 2 kontak erat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Usman mengatakan, telah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan bahwa yang positif akan diperiksa ulang.
“Sudah ada edaran dari Kementerian Kesehatan bahwa mereka yang positif untuk diperiksa ulang lagi. Hal tersebut bertujuan untuk mendeteksi, apakah yang lain itu positif Omicron apa bukan,” kata Usman kepada narahubung.id, Kamis (24/2/2022).
Usman juga mengungkapkan, bahwa dari hasil sample yang keluar tersebut bisa dikataian Omicron sudah masuk di Kaltara, dengan indikasi gejala yang sama dan juga lonjakan kasus yang cukup signifikan.
“Dari kasus positif yang melonjak beberapa minggu belakangan ini, sepertinya rata-rata yang positif sudah mengarah ke omicron, apalagi sample hasil pemeriksaan telah keluar dan terdeteksi 9 sample positif omicron,” ungkapnya.
Ia juga juga menyebut bahwa saat ini Kaltara terkendala oleh alat untuk mendeteksi omicron, sehingga harus menunggu waktu karena melakukan pengiriman sample ke Litbangkes.
“Untuk mendeteksi varian omicron ini masih terkendala alat dan hanya mengandalkan pengiriman sample ke Litbangkes, karena hasil swab dan antigen tidak bisa membaca varian omicron. Untuk memastikan hal tersebut, nanti akan ada pemeriksaan ulang untuk yang positif itu,” terangnya.
Oleh sebab itu, Dinkes Kaltara menghimbau kepada masyarakat untuk terus memperketat Protokol Kesehatan (Prokes), serta mengurangi mobilitas demi menjaga agar terhindar dari COVID-19 khususnya varian omicron.
“Langkah yang dilakukan saat ini ialah selalu terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga prokes, kurangi mobilitas. Kalau yang kita lihat di mingguh-minggu ini lonjakan kasus positif cukup signifikan, kita berharap prokes tetap dijalankan dan jangan abai,” tutupnya.