Disprindagkop Bulungan Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kilogram
narahubung.id – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan kenaikan harga gas melon. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Bulungan menggelar operasi pasar liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram pada, Rabu (20/4/2022).
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Bulungan, Murtinah mengatakan, operasi LPG digelar di dua titik. Kantor Disperindagkop dan UMKM Bulungan dan Kelurahan Tanjung Selor Hulu.
“Semua agen LPG yang ada di Tanjung Selor akan kita berdayakan untuk kegiatan operasi LPG,” kata Murtinah kepada narahubung.id, Rabu (20/4/2022)
Di Kantor Disperindagkop dan UMKM, sambung Murtinah, disiapkan LPG sebanyak 560 tabung dan Kelurahan Tanjung Tanjung Selor Hulu sebanyak 720 tabung.
“Operasi LPG ini merupakan tindak lanjut dari masyarakat terkait kelangkaan dan kenaikan harga LPG di pasaran,” ungkapnya.
Adapun ketentuan pembelian LPG yang dibatasi dua tabung per jiwa. Kemudian, pembeli juga wajib menunjukan identitas berupa e-KTP. Ketentuan ini sesuai arahan Pertamina.
“Tidak boleh pembeli yang menitip,” bebernya.
Dalam hal ini, Disperindagkop dan UMKM Bulungan juga menekankan kepada masyarakat terkait kesadaran untuk melihat kebutuhan warga yang membutuhkan LPG.
“Jangan kebutuhannya sendiri yang diperhatikan, lihat juga kebutuhan masyarakat lain,” tegasnya.
Kemudian, Disperindagkop dan UMKM Bulungan juga menekankan kepada masyarakat agar operasi pasar ini tidak dijadikan ajang bisnis untuk mendapatkan keuntungan lebih.
“Jangan diperjualbelikan. LPG ini untuk mesyarakat menengan ke bawah dengan HET yang sudah ditetapkan pemerintah. Jadi, jangan sampai ada yang memperjualbelikan LPG untuk mendapatkan keuntungan lebih,” ujarnya.
Sebenarnya, kegiatan ini sudah lama direncanakan. Namun, baru disetujui oleh Pertamina. Operasi ini merupakan langkah antisipasi kelangkaan dan kenaikan harga LPG menjelang lebaran.
“Hari ini LPG dijual sesuai HET (harga eceran tertinggi). Rp 26 ribu per tabung,” tutupnya. (rhl/nr)