Diversifikasi Pangan Dinilai Dapat Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional

narahubung.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara menjalankan pengembangan diversifikasi pangan berbasis  kearifan lokal.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Wahyuni Nuzband mengatakan, secara nasional, diversifikasi pangan difokuskan kepada enam pangan lokal sumber karbohidrat non beras diantaranya ubi kayu, jagung, sagu, pisang, kentang dan sorgum.

“Di Kaltara sendiri kita punya begitu banyak sumber daya yang bisa kita maksimalkan. Seperti ubi yang saat ini kita kembangkan menjadi tepung mocaf,” ujarnya saat disua narahubung.id belum lama ini.

Dari segi produktivitas, dikatakan Wahyuni, potensi produktivitas ubi kayu di Kaltara begitu potensial. Selanjutnya, perlu mendorong pasar untuk memperkenalkan produk.

“Untuk itu kami terus melakukan upaya-upaya untuk mendukung ini. Termasuk melalui keberadaan Toko Tani Indonesia Centre (TTIC),” sebutnya.

Wahyuni menjelaskan, bahwa diversifikasi pangan untuk kebutuhan makan masyarakat ini jadi pedoman. Karena itu, Pemprov Kaltara berkomitmen menjaga kebutuhan pangan.

“Kami mendukung kebijakan bapak gubernur sesuai visinya yaitu Kaltara Maju, Berubah dan Sejahtera. Termasuk didalamnya bagaimana soal ketahanan pangan,”katanya.

Wanita berkacamata ini menyebutkan diversifikasi pangan bertujuan mengantisipasi krisis, penyediaan pangan alternatif, menggerakan ekonomi dan mewujudkan sumber daya manusia yang sehat. Dengan sasaran menurunkan ketergantungan konsumsi beras.

“Jadi kita mau merubah paradigma, kenyang itu tidak harus beras,” tutupnya. (dc/nr)

Berita Lain