DPKP Provinsi Kaltara Terus Genjot Diversifikasi Pangan Lokal

narahubung.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara terus menggenjot diversifikasi pangan berbasis pangan lokal karbohidrat selain beras.

Beberapa program pengenalan pangan lokal dengan gerakan gerakan diversifikasi pangan yang melibatkan kelompok Ibu ibu dan masyarakat, juga mengembangkan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) agar pangan lokal dikenal banyak oleh masyarakat.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Diana Risawaty mengatakan, selain meningkatkan produksi para petani, DPKP Kaltara mencoba memasyarakatkan pangan lokal di seluruh daerah Kaltara.

“Artinya karbohidrat bukan hanya beras saja, kita punya singkong, jagung, ubi jalar, keladi dan lain-lain sebagainya, harapannya masyarakat juga menggunakan pangan selain beras,” jelas Diana kepada narahubung.id saat diwawancarai di kantornya, Rabu (22/12/2021).

Diana juga mengungkapkan, bahwa saat ini program-program lainnya yang di memiliki adalah produk-produk antara lainnya misalnya singkong yang dibuatkan mocaf yang punya nilai ekonomis yang lebih tinggi.

“Yang singkong dibuatkan menjadi mocaf mempunyai nilai ekonomis yang lebih tinggi untuk dapat dihasilkan kudapan-kudapan lainnya,” ungkapnya.

Ia juga menerangkan soal kegiatan-kegiatan lomba yang digelar DPKP dalam pembuatan kue menggunakan mocaf dan tanpa menggunakan terigu.

“Kita mendorong masyarakat untuk menggurangi penggunaan terigu, salah satunya lomba yang kita gelar memanfaatkan mocaf singkong dan menghasilkan kue, hal ini membiasakan masayarakat untuk tidak menggunakan terigu,” katannya.

Ia juga menambahkan dalam kegiatan Talkshow yang digelarnya melibatkan kelompok wanita tani di Kota Tarakan, dan menghadirkan narasumber yang kompeten soal pentingnya diversifikasi pangan.

“Talkshow itu bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat pentingnya diversifikasi pangan, karena memang kalau kami mempunyai analisis yang setiap tahunnya bisa menggambarkan angka keberagaman pangan lokal yang ada di Kaltara,” pungkasnya. (rhl/nr)

Berita Lain