DPRD Minta Gubernur dan Wakil Gubernur Dilantik Sesuai Jadwal, Norhayati : Jangan Sampai Ada Kekosongan!

Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris berfoto bersama Ketua KPU, Bawaslu dan Sekprov Kaltara.
Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris berfoto bersama Ketua KPU, Bawaslu dan Sekprov Kaltara.

TANJUNG SELOR, narahubung.id – DPRD Kaltara meminta gubernur dan wakil gubernur terpilih pada Pilkada 2020 dilantik sesuai jadwal. Kalangan parlemen khawatir adanya kekosongan pimpinan akan membuat roda pemerintahan tidak berjalan dengan baik.

Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris mengatakan, sesuai arahan Mendagri, DPRD telah menuntaskan tanggung jawab melalui rapat paripurna yang digelar pada Selasa (26/1/2021).

“Yang terpenting kami punya tanggung jawab memberikan lima hari setelah penetapan KPU. Jadi DPRD itu mengumumkan atau mengusulkan sesuai dengan edaran Menteri bahwa DPRD secara paripurna mengumumkan hasil pemberhentian dan pengangkatan gubernur terpilih dan gubernur sebelumnya,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menuturkan, hasil paripurna selanjutnya disampaikan ke Kemendari untuk diteruskan kepada Presiden. Ia berharap pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih tidak molor.

“Mudah-mudahan tidak terlalu lama dalam proses ini. Kalau kita lihat tanggal 12 Februari itu libur pas kena hari Imlek. Kita belum ada pemberitahuan selanjutnya mengenai tanggal,” imbuhnya.

Norhayati khawatir jika pelantikan tidak sesuai jadwal roda pemerintahan di Kaltara menjadi terganggu.

” Jangan sampai ada kekosongan pemerintahan , seharusnya tanggal 12 Februari itu sudah habis masa jabatan gubernur yang lama. Jika ada pengunduran dari tanggal 12 harap ada tongkat kepemimpinan di Kaltara jangan sampai putus. Kita takut ada apa-apa, harus ada yang bertanggung jawab,” (dc/nr)

Berita Lain