Dugaan Api Berasal dari Rumah Kosong, ‘Belakang BRI’ Dilahap Sijago Merah

TARAKAN – Rumah di Kelurahan Selumit Pantai, ‘Belakang BRI’ dilahap sijago merah sekira pukul 03.00 Wita, Selasa (22/8/2023) kemaren. Kali ini, kebakaran melanda 19 unit rumah di Jalan Yos Sudarso, RT 20, Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah.

Salah satu korban kebakaran, Mursalim mengaku, mendapat informasi kebakaran setelah mendengar adanya teriakan dari warga. Api yang sudah membesar membuat ia panik, sehingga ia hanya bisa menyelamatkan keluarganya.

“Barang-barang sudah tidak sempat saya selamatkan. Jadinya cuma bisa melihat saja api sudah membesar, sekarang tinggal di rumah anak saya, tidak jauh dari sini,” ungkapnya.

Menurutnya, api tersebut berasal dari rumah kontrakan lima pintu milik Bustang. Kontrakan tersebut bahkan sudah tidak dihuni sejak tiga tahun lalu. Adapun kwh meteran listrik sudah tidak berfungsi dan semua berbahan kayu.

“Rumah itu tidak ada dindingnya. Hampir mau rubuh juga. Dulu disewakan. Tapi ada dua sepeda motor didepan itu, tidak tahu orangnya kemana. Susah sepeda motor dipindahkan karena dikunci ganda,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pemadam Kebakaran pada Satpol PP Tarakan, Eko Santoso menjelaskan titik api pertama muncul berasal dari rumah sewa milik Bustang. Rumah sewa tersebut dalam kondisi kosong.

Diperkirakan ada 12 hingga 15 unit rumah yang mayoritas rumahnya merupakan bangunan kayu. Pihaknya kini masih melakukan singkronisasi data dengan Kelurahan maupun saksi mata di lapangan.

“Nanti akan kami cek kembali kebenaranya. Biarkan tim investigator yang akan menindaklanjuti,” tegasnya.

Eko mengatakan, api sangat cepat membesar sehingga cepat merambat ke kanan-kiri bangunan. Ia mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran. Hanya satu petugas pemadam krbakaran terluka terkena paku.

“Listrik menjadi prioritas untuk kami dalami,” ucapnya.

Selain itu, Kepala BPBD Kota Tarakan, Yonsep mengatakan, sesuai dengan informasi yang diterima, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Data sementara, ada 19 rumah yang terbakar dan 7 rumah yang terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut.

“Untuk jumlah KK ada 45. Datanya akan terus kami update untuk memastikan berapa jumlahnya. Ini belum terinci, apakah rumah itu ada penyewanya atau tidak,”
bebernya.

Yonsep menjelaskan, untuk 45 KK tersebut adalah data yang sudah tervalidasi, tetapi sedang dalam proses perkembangan oleh RT. Jika nantinya ada pengungsi, maka akan diungsikan ke kantor bekas Kelurahan Selumit Pantai.

“Kami bersepakat untuk selanjutnya akan berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan untuk penggunaan Musholla SDN 028. Tadi saya langsung rapat terbatas dengan Camat, Dinas Kesehatan, PMI, Satpol PP, dan beberapa UPD yang lain di kantor Kelurahan dan disepakati untuk sementara untuk mendata warganya diarahkan di Masjid terdekat,” pungkasnya.

Berita Lain