Elpiji Diterbangkan ke Perbatasan RI-Malaysia, Harga Dibanderol Sama dengan Perkotaan
TANJUNG SELOR, narahubung.id – Pertamina mengirim gas elpiji menggunakan pesawat untuk pertama kalinya ke perbatasan RI-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan.
Elpiji 12 Kg diterbangkan dari Tarakan menuju Krayan menggunakan pesawat CASA milik Pelita Air Service. Hingga Rabu (17/3/2021) total tabung yang sampai sejumlah 309 tabung.
Anggota DPR RI Dapil Kaltara, Deddy Yevri Hanteru Sitorus mengatakan, pendistribusian LPG ke masyarakat Krayan ini sesuai dengan nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang ingin memberikan keadilan sosial hingga ke pelosok negeri.
“Melalui Pertamina, energi untuk negeri harus diupayakan untuk dapat tersalurkan hingga ke pelosok bahkan daerah perbatasan seperti Krayan ini,” ucap Deddy pada saat menghadiri prosesi pengiriman perdana tabung elpiji ke Krayan belum lama ini.
Lanjut, Politisi PDIP itu mengapresiasi kerja cepat jajaran perusahaan plat merah itu dalam memenuhi kebutuhan masyarakat perbatasan.
“Terima kasih Pertamina yang telah menindaklanjuti dengan cepat aspirasi rakyat di perbatasan dan sekarang kita telah menyaksikan sendiri bahwa LPG Bright Gas hadir di tengah-tengah kita semua,” imbuhnya.
Sementara itu, Sales Area Manager Retail Kaltim-Kaltara, Gusti Anggara menjelaskan bahwa ini merupakan wujud komitmen Pertamina sebagai BUMN yang bergerak dibidang energi untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakatnya.
“Pertamina menanggung ongkos angkut LPG yang diterbangkan dari Tarakan ke Krayan begitu pula sebaliknya sekitar 1.8 juta per tabung. Namun, Pertamina memberikan harga yang sama seperti di perkotaan untuk LPG 12 kg bright gas ini untuk warga Krayan,” jelas Gusti. (dc/nr)