FKPT Kaltara Sebut Generasi Muda Rentan Terpapar Radikalisme di Medsos

Datu Iskandar Zulkarnaen
Datu Iskandar Zulkarnaen

TANJUNG SELOR, narahubung.id – Ketua Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kaltara, Datu Iskandar Zulkarnaen menyebut generasi muda rentan terpapar radikalisme dari media sosial (medsos).

Penyebaran radikalisme melalui medsos menjadi menarik bagi generasi muda. Sebab, menurut Datu, kalangan milenial berada di usia rawan karena kebutuhan jati diri dan eksistensi.

“Paham-paham seperti itu mungkin berbeda dengan daerah Jawa melalui pengajian, tapi melalui internet yang paling berbahaya,” ujarnya saat disua narahubung.id, pada Selasa (6/4/2021).

Karenanya FKPT Kaltara menggandeng sejumlah pihak termasuk media massa guna memperbanyak upaya melawan propaganda radikalisme, intoleran dan terorisme yang berkaitan dengan tugas-tugas FKPT dalam melakukan kontra radikalisasi.

“Sesuai dengan fungsinya, FKPT ini pencegahan. Jadi pencegahan tidak bisa berdiri sendiri. Justru dengan keterlibatan stakeholder itu lah kekuatan kita. Termasuk peran media massa,” katanya.

“Melalui media massa kita berusaha menyampaikan program-program tentang pencegahan radikalisasi dan deradikalisasi,” imbuh Datu.

Ditambahkannya, FKPT dan media massa bakal sinergi dalam menyosialisasikan literasi digital ke berbagai sektor terutama pendidikan.

“Bagaimana peran media massa mengingatkan para orangtua, para guru untuk mengantisipasi paham-paham radikal melalui internet,” pungkasnya. (dc/nr)

Berita Lain