Inflasi di Tanjung Selor Diprediksi Kembali Naik

narahubung.id – Angka inflasi di Kabupaten Bulungan diprediksi akan kembali naik. Kondisi itu disebabkan karena adanya potensi kenaikan harga beberapa komoditas pangan pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bulungan, Sa’diah Yunus mengatakan, kenaikan inflasi berpotensi kembali terjadi pada bulan November mendatang, menjelang Nataru.

“Memasuki Nataru ini kemungkinan harga beberapa komoditas pangan akan naik lagi,” kata Sa’diah, Selasa (20/9/2022).

Namun, melihat kondisi saat ini angka inflasi di Bulungan diperkirakan turun. Hal itu dapat dilihat dari penurunan harga beberapa komoditas pangan penyumbang inflasi di daerah.

“Misalnya, harga cabai. Yang sebelumnya harga cabai Rp 120 ribu per kilogram (kg) sekarang turun Rp 60 ribu per kilogram,” ujarnya.

Artinya, saat ini harga komoditas sudah tidak seperti beberapa tahun sebelumnya. Karena itu, Dinas Ketahanan Pangan Bulungan optimistis angka inflasi bisa dikendalikan hingga di bawah 5 persen sesuai arahan Presiden.

“Iya, mudah-mudahan saja Oktober ini angka inflasi di Kabupaten Bulungan sudah bisa ditekan hingga di bawah 5 persen. Untuk stok pangan berdasarkan hasil pemantauan kami sejauh ini masih aman,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, sesuai arahan pemerintah pusat ada beberapa langkah yang harus dilakukan di daerah untuk mengendalikan inflasi. Salah satunya, menyiapkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Sekarang ini yang harus kita antisipasi peningkatan angka kemiskinan seiring naiknya harga beberapa komoditas pangan,” ungkapnya.

Dalam hal ini, orang nomor satu di Bumi Tenguyun ini mengaku sudah memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk terus memantau ketersediaan pangan di daerah.

“Harga pangan di pasaran juga harus terus dipantau,” pungkasnya. (rhl/nr)

Berita Lain