Jalan Politik Zainal-Yansen Pimpin Ibukota
Perjalanan politik Zainal A Paliwang – Yansen Tipa Padan menuju Gedung Biru cukup panjang. Zainal-Yansen merupakan pasangan cagub dan cawagub yang diusung 6 partai pada Pilkada Kaltara 2020. Pasangan ZIYAP bertarung melawan Irianto-Irwan dan Udin-Undun.
Setelah melalui persaingan panjang, Zainal-Yansen ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Kaltara 2020 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara.
Jauh sebelum tahapan Pilkada dimulai, Zainal sudah melakukan sosialisasi ke Masyarakat. Beberapa nama sempat dikaitkan dengan mantan Wakapolda Kaltara ini. Namun, diawal 2020, namanya semakin santer dicalonkan oleh Demokrat untuk berpasangan dengan kader mereka, Yansen TP.
Mendapat lampu hijau dari partai berlambang mercy itu, Zainal terus bergeriliya menggalang dukungan dari partai lainnya. Sampai pada akhir sebelum deklarasi Zainal mendapat dukungan dari 6 parpol di parlemen yakni Demokrat, Gerindra, PDIP, PPP, PKB, Hanura, serta dua partai non parlemen yaitu PKPI dan Gelora.
Pasca deklarasi, sempat terjadi drama dikalangan elite partai yang membuat tensi politik di Kaltara sempat menghangat. Last minute, secara mengejutkan Udin Hianggio-Undunsyah menyatakan diri maju di Pilkada Kaltara 2020. PKB dan Hanura akhirnya berputar haluan.
Kejadian politik ini tak membuat Zainal-Yansen keder. toh secara hitungan syarat kursi di parlemen, keduanya masih aman.
Tidak diunggulkan Berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei pada Pilkada Kaltara, elektabilitas Zainal-Yansen seringkali menempati posisi buncit, kalah dari dua pasangan pesaingnya, Irianto-Irwan dan Udin-Undun. Pasangan ini pun tak diunggulkan.
Proses pemilihan
Pilkada Kaltara juga dijejali sahut menyahut kampanye hitam. Pembahasan soal visi dan misi arus utama juga penuh dengan tudingan dan klaim-klaim yang lebih terasa personal.
Hingga tiba akhirnya masa pemilihan pada 9 Desember 2020. Hasil hitung cepat menunjukan Zainal-Yansen meraih suara terbanyak diatas Irianto-Irwan dan Udin-Undun. Hal ini seakan mematahkan keraguan sejumlah orang terhadap Zainal-Yansen.
Dari hasil rekapitulasi perhitungan yang dilakukan KPU, Pasangan Zainal-Yansen memperoleh suara sebanyak 145.778 suara. Sementara Irianto-Irwan dengan 109.968 suara dan Udin-Undun 62.143 suara. Hasil ini mengantarkan Zainal-Yansen melenggang ke Gedung Biru.
Rencananya, Zainal-Yansen bakal dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara pada interval 12-15 Februari 2020.
Harapan baru
Kemenangan Zainal-Yansen tentu saja diiringi harapan Kaltara menjadi lebih baik lagi dalam semua aspek. Apalagi, situasi pandemi memberi dampak cukup signifikan. Baik secara ekonomi maupun sosial. Keduanya harus mampu menjamin siapa pun untuk menggapai cita-cita di tengah pandemi COVID-19.
2021 merupakan tahun yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Pandemi COVID-19 telah mengubah tatanan kehidupan. Zainal-Yansen harapan baru, semoga Kaltara JAYA….JAYA….JAYAAA. (*)
Naskah : Dicky
Grafis : J.O