Jelang HUT ke-76 RI, Wagub Yansen Imbau 1 Orang Wajib 1 Bendera

narahubung.id – Wagub Kaltara Yansen TP mengimbau masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih di depan rumah masing-masing berdasarkan jumlah anggota keluarga. 

Hal ini dalam rangka peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2021. Imbauan tertuang dalam surat yang diteken Gubernur Kaltara Zainal Paliwang tertanggal 30 Juli 2021.

“Pemasangan bendera sesuai dengan jumlah anggota keluarga tujuannya tidak hanya merayakan, mensemarakan peringatan hari kemerdekaan kita tanggal 17 Agustus. Tapi juga sebagai bentuk menghargai pahlawan kita yang telah berjuang,” ujarnya, Senin (2/8/2021).

Dalam surat itu, Gubernur juga menginstruksikan pemerintah daerah, instansi vertikal serta masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih mulai 1 sampai 31 Agustus 2021 serta memasang dekorasi, umbul-umbul, dan hiasan lainnya di lingkungan masing-masing.

Kemudian, meminta pemerintah daerah, instansi vertikal serta masyarakat menyelenggarakan program, kegiatan, dan campaign baik secara daring maupun luring untuk menyemarakkan bulan kemerdekaan.

“Membangun kecerdasan intelektual, emosional kebangsaan itu harus kita nyatakan dengan simbol-simbol yang nyata. Setiap orang harus punya bendera. Dalam keluarga itu lima ya harus lima bendera,” terangnya.

Berikutnya, pada 17 Agustus 2021, pukul 10.17, selama 3 menit diminta menghentikan semua kegiatan. Lagu Indonesia Raya dikumandangkan di berbagai lokasi dan daerah untuk menghormati peringatan detik-detik proklamasi.

Meski demikian ada pengecualian menghentikan aktivitas sejenak bagi orang dengan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri dan orang lain jika dihentikan.

Yansen berharap HUT ke-76 RI dijadikan ajang memetik pembelajaran dari spirit dan teladan para pendiri bangsa yang telah mewariskan spirit kebersamaan, gotong royong, gigih berjuang, ketangguhan, dan daya adaptasi yang telah teruji dalam menggapai cita-cita kemerdekaan, serta upaya membangun kemandirian dalam  menggapai kehidupan yang lebih baik  di tengah keterbatasan dan rintangan yang dihadapi.

“Semoga masyarakat memahami itu. Jika ini dilakukan maka ada kemeriahan yang luar biasa yang lahir dari semangat kebangsaan kita,” ucapnya.

“Mari kita budayakan ini, kita sukseskan ini. Semoga bupati/walikota seluruh pejabat-pejabat sektor, camat, kepala desa, ketua RT, tokoh-tokoh menyadari itu. Kalau kita bicara mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia kita paham apa itu bendera, menghadirkannya ketika momentum 17 Agustus, memahami makna lagu Indonesia Raya maka itu simbol cinta kepada negara,” pungkasnya. (dc/nr)

Berita Lain