Kebahagiaan Warga Binai saat Dapat Listrik PLN
narahubung.id– Warga Desa Binai, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan, kini bisa merasakan aliran listrik PLN.
Salah satu warga Desa Binai, Sunarti, mengaku selama ini listrik di rumahnya masih menumpang dengan aliran listrik dari tetangga.
Biaya yang dikeluarkan untuk listrik tersebut pun tak murah karena tak bisa disesuaikan dengan kebutuhan seperti halnya listrik dengan sistem token.
“Ini memang sangat membantu karena selama ini kami belum dapatkan listrik,” kata Sunarti.
“Biasanya kami berbagi dengan tetangga, jadi bersyukur sekarang kita bisa sendiri,” katanya.
Sunarti adalah satu dari puluhan warga desa yang mendapatkan bantuan penyambungan listrik kWh PLN oleh PT PKN.
Bantuan itu adalah program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh PT PKN tepat di momen ulang tahun perusahaan ke-25.
Apa yang dirasakan Sunarti turut disyukuri oleh tokoh agama desa yakni Pendeta Yonathan.
Pendeta dari GKII ini mengatakan bantuan dari perusahaan adalah jawaban atas doa yang dipanjatkan oleh umat.
“Kami melihat ini memang sangat dibutuhkan masyarakat,” kata Pendeta Yonathan.
“Dan saya yakin ini dari doa kita dan akhirnya ini bisa mendapatkan bantuan dari PT PKN, harapannya terus ada bantuan bagi masyarakat,” harapnya.
Sependapat dengan Pendeta Yonathan, Kepala Desa Binai, Daud Udau mengatakan bantuan dan kerja sama antara swasta dengan pemerintahan sangat dibutuhkan untuk membantu kehidupan masyarakat.
“Kami berharap kerja sama semua stakeholder yang ada, supaya dapat membangun desa ini,” kata Daud Udau.
“Karena dengan anggaran desa yang ada itu terbatas untuk membangun semua kebutuhan desa,” ujarnya.
Terpisah, Direktur PT PKN Tria Suprajeni mengatakan listrik adalah kebutuhan yang harus dipenuhi oleh masyarakat, tanpa adanya listrik maka aktivitas dan kehidupan masyarakat tidak akan berjalan lancar.
“Di momen ulang tahun ini kami mencoba berbagi, kami ikut dalam program nasional meningkat rasio elektrifikasi, jadi kami turut membantu jumlah keluarga yang teraliri listrik. Kami harapkan tidak ada lagi keluarga di Kaltara yang tidak menikmati listrik karena itu sangat penting untuk aktivitas kita,” Direktur PT PKN Tria Suprajeni. (dc/nr)