Keberagaman Budaya Jadi Simbol Kekuatan dan Kekayaan
narahubung.id – Di upacara perayaan HUT Bulungan dan Kota Tanjung Selor tahun ini, Bupati Syarwani beserta jajarannya mewajibkan semua peserta upacara mengenakan busana adat, melambangkan keberagaman budaya yang ada di Kabupaten Bulungan.
Dengan balutan busana adat tradisional, Pemkab Bulungan melaksanakan upacara dalam rangka memperingati HUT Kota Tanjung Selor ke-231 Tahun dan Kabupaten Bulungan ke-61 di Halaman Kantor Bupati Bulungan, di Jalan Jelarai Raya, Selasa (12/10/2021).
Bupati Bulungan, Syarwani menjelaskan, busana adat yang dikenakan hari ini, utamanya tiga suku besar yang ada di Bulungan yaitu, Tidung, Dayak, dan Bulungan merupakan representasi dari warna-warni kearifan lokal.
“Kita sangat menghargai keberagaman dan kebhinekaan yang ada di wilayah Bulungan, bahkan keberagaman kebhinekaan yang ada di wilayah ini jauh sebelum kemerdekaan itu sudah ada. Toleransi Hidup berdampingan dalam beragama, bermasyarakat sekalipun berbeda suku dan agama,” jelas Syarwani.
Di HUT Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan Tahun ini, Syarwani juga mengungkapkan bahwa tetap ingin membangun optimisme masyarakat dalam rangka jalannya kegiatan pembangunan yang ada di Bulungan, serta pembinaan kemasyarakatan.
“Saya mengharapkan bantuan seluruh kekuatan dan elemen masyarakat termasuk teman-teman media yang ada di Kabupaten Bulungan dalam mensukseskan segala kegiatan pembangunan yang sedang berjalan. Tidak hanya dari sisi Pemerintah atau Legislatif maupun Forkopimda, tapi semua elemen,” harap Syarwani. (rhl/nr)