Keterlibatan Anak di Pusaran Narkoba Jadi Atensi

narahubung.id – Genderang perang terhadap narkoba terus digaungkan. Tidak hanya pada masyarakat umum tapi juga kalangan pelajar atau anak dibawah umur. Kalangan ini rentan menjadi sasaran empuk pengedar narkoba.

Agar tidak menjadi bulan-bulanan target penyalahgunaan narkoba, diperlukan strategi, dan komitmen bersama dari semua pihak untuk bisa bekerja sama menanggulangi narkoba utamanya bagi generasi muda.

Apalagi, Beberapa waktu lalu, Satresnarkoba Polres Tarakan melakukan pengungkapan peredaran sabu yang tersangkanya menjerat anak di bawah umur, dikarenakan menjadi kurir sang ayah menjual narkotika jenis sabu.

Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasat Resnarkoba Polres Tarakan, Ipda Dien Fahrur Romadhoni menghimbau kepada masyarakat khususnya orang tua lebih partisipatif terhadap pengawasan anak.

“Jadi, jangan kedua orang tua ini bekerja lalu lupa terhadap pengawasan dan pengasuhan anak. Itu mau dibiarkan untuk bermain dan entah siapa temannya, salah pergaulan. Akhirnya ya terjerumus. Lebih lagi ya itu, kalau orang tuanya yang menyuruh untuk berjualan, seperti kejadian kemaren,” kata Ipda Dien kepada narahubung.id, Kamis (14/7/2022).

Terlebih lagi, ditemukan kasus orang tua yang melibatkan anak untuk berbisnis barang haram tersebut. Dalam hal ini, orang tua harus memahami pola pengasuhan anak yang baik dan benar.

“Jadi mungkin orang tua harus memahami pola-pola pengasuhan anak yang baik dna benar,” ungkapnya.

Atas kejadian kemaren, pihaknya tak memungkiri ada indikasi bahwa anak itu juga menawarkan narkotika tersebut kepada teman sebayanya. Namun, dalam keterangannya hanya menjualkan kepada orang sekitar.

“Ada indikasi pelajar di Tarakan sudah menggunakan narkotika. Tapi, tidak semua dan sudah mulai dari dulu bukan hanya saat ini. Mungkin kami akan lebih gencar lagi, dalam arti antisipasi generasi muda, jangan sampai generasi muda ini terjerumus pada hal-hal narkotika,”ucapnya.

Saat ini, sinergitas peran seluruh pihak sangat penting dalam menumpas dan memutus rantai perdaran narkoba di Tarakan. Apalagi, peran masyarakat sangat penting dalam mensosialisasikan bahaya narkoba.

“Kita sudah mulai sinergitas antara BNN dengan Satresnarkoba maupun dengan lembaga terkait lainnya untuk bersipadu untuk menghimbau remaja-remaja ini. Mungkin kita adakan sosialisasi, seperti itulah,” tutupnya. (rhl/nr)

Berita Lain