KIS Tarakan Dorong Partisipasi Skateboarder Wanita
narahubung.id – Memperingati hari Skateboard sedunia, Komunitas Indonesia Skateboard (KIS) Kota Tarakan menggelar even kompetisi bertajuk ‘Skate For Fun’. Perayaan yang digelar di Skatepark Tarakan tersebut mempertandingkan kelas, Street Jam, G.O.S, High Ollie, Long Ollie, Death Race, hingga Skate Parade dan Best Costume.
Sekretaris KIS Tarakan, Ison Pangemanan menyampaikan, pada gelaran Skateboarding Day tahun ini, KIS Tarakan mendorong partisipasi keterlibatan Skateboarder wanita, apalagi Skateboarder usia dini dibawah 15 tahun.
“Untuk kelas women, di pusat atau di Jawa itu kan sudah mulai terbuka. Harapannya KIS Tarakan itu even nasional kita bisa mengirim Skateboarder Women, apalagi kalau kita bisa kirimkan under fifteen,” kata Ison kepada narahubung.id disela even Skateboarding Day berlangsung, Sabtu (26/6/2022).
Selain itu, dalam rencana penjaringan atlet di Tarakan, KIS akan mendorong lebih banyak penjaringan pada usia dini. Kendala saat ini adalah masalah sosialisasi yang kurang merata soal Skateboard sendiri.
“Untuk penjaringan atlit, KIS Tarakan mendorong sejak usia dini sudah berpartisipasi. Karena potensi dini Tarakan tuh sebenarnya ada, mungkin terkendala masalah sosialisasi kali ya,” ucapnya.
Pada perayaan Skateboarding Day tahun ini, KIS Tarakan merasakan crowd yang lebih luas dan lebih terstruktur. Karena melibatkan teman-teman industri kreatif, mulai dari Clothing, Kopi, hingga Thrift yang ada di Tarakan. Tujuannya agar ekosistem support dapat terbentuk.
“Bedanya, pada perayaan Skateday tahun ini lebih terstruktur, crowd nya lebih luas karena kita melibatkan teman-teman industri clothing, kopi, dan thrift itu yang menjadi pembeda dari tahun lalu. Ya itu tadi, tujuannya untuk membentuk ekosistem lah, saling support sesama komunitas,” jelasnya.
Saat ini, dengan adanya organisasi KIS skena Skateboard lebih mudah dalam pengurusan administrasi, apalagi dari keoengurusan. Karena ada rekomendasi dari KORMI, Dispora, dan KONI. Hal ini mempermuat stigma masyarakat soal olahraga Skateboard hari ini.
“Jadi, kita kayak terbantu dengan organisasi ini untuk surat menyuratnya, untuk proses proposalnya, ada rekomendasi dari KORMI dan Dispora juga selaku induk organisasi, jadi itu kenapa tahun ini ada tenan-tenan,” imbuhnya.
Pihak KIS berharap, dengan fasilitas Skatepark saat ini, pemerintah atau instansi terkait lebih memerhatikan pemeliharaan yang ada di Skatepark Tarakan. Apalagi, jika Skatepark memiliki penerangan. Skateboarder di Tarakan bisa lebih produktif berlatih untuk mengembangkan potensinya.
“Semoga penerangan dan fasilitas yang ada di Skatepark ini bisa diperbaiki, terus even-even Skateboard bertambah. Pemeliharaan sangat penting. Apalagi infrastruktur menunjang agar para skateboarder bisa produktif dalam berlatih.
Biar bagaimana pun, infrastruktur harus tetap didukung agar kita bisa berkembang. Selamat hari Skateboard Sedunia, Skate For Fun,” tutupnya.