Lebih Dekat Dengan Bunda Umi dan Bang Herman

TANA TIDUNG, narahubung.id – Bunda Umi, begitu ia akrab disapa. Lahir Bebatu, 27 April 1969 dengan nama lengkap Umi Suhartini.

Bunda Umi mengenyam pendidikan SD hingga SMP di Kota Tarakan. Berlanjut ke SPG Pendidikan Guru Sekolah Dasar Samarinda, SMA Ilmu Sosial hingga akhirnya menuntaskan S2 Ilmu Hukum di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Selama karirnya, Bunda Umi banyak berkecimpung di dunia pendidikan. Selain sebagai guru dan kepala sekolah, ia juga tercatat pernah mengabdi di pemerintahan dengan sejumlah jabatan penting. Seperti Asisten Pemerintahan dan Hukum hingga Kepala Disdukcapil Pemkab Tana Tidung.

Sementara itu, Herman atau biasa disapa Bang Herman merupakan Ketua DPW PKB Kaltara sekaligus Anggota DPRD Provinsi Kaltara dua periode (2014-2024).

Pria kelahiran Nunukan, 13 Maret 1982 ini menghabiskan masa SD hingga SMA di Kabupaten Nunukan. Setelah itu Bang Herman berkuliah di Universitas Borneo Tarakan Jurusan S1 Perikanan. Selama berkuliah Bang Herman dikenal aktif dalam sejumlah organisasi. Terbukti ia pernah menjadi Ketua IMPA UBT (2005-2007), Kemudian Ketua PC PMII Tarakan (2008-2009). Terakhir, ia diberikan amanat sebagai Ketua MABINCAB PC PMII Bulungan (2019-2020).

Pasangan Umi-Herman tercatat maju di Pemilihan Kepala Daerah KTT 2020. Sejauh ini keduanya sudah mengantongi mandat resmi dari PKB dan PPP untuk bertarung di Kabupaten termuda di Kaltara ini.

Dengan posisi saat ini, keduanya diperhitungkan pada Pilkada KTT 2020. Dengan tagline “Maju Berkelanjutan” keduanya menawarkan rona baru di dunia perpolitikan KTT.

Bunda Umi dan Bang Herman dikenal dekat kaum milenial. Hal ini membuat keduanya cocok dengan Konsep ‘Leadership 4.0’ yang berfokus pada keterlibatan tim, kemampuan individu, keterampilan memotivasi dan pabrikasi ide-ide super kreatif.

Umi-Herman juga merupakan pemimpin yang inklusif, mampu menempatkan diri sebagai coach, mentor, leader, dan kawan baik bagi orang sekitarnya.

Bunda Umi dan Bang Herman merupakan pasangan yang siap akan amanah besar sebagai pemimpin dengan kapasitas, kompetensi dan daya saing untuk memimpin KTT selama lima tahun ke depan. (adv)

Berita Lain