Live Instagram Naratalks Malam Ini, Bahas Soal Dokumenter
narahubung.id – Genre Film dokumenter di Indonesia masih minim mendapat apresiasi khalayak. Maka dari itu bagi para komunitas dokumenter membuka jaringan secara luas merupakan salah satu cara untuk bisa mengembangkan potensi yang ada.
Dalam edisi Naratalks malam ini, (24/09/2021) pukul 20.00 Wita Live di Instagram, yang bertajuk “Potensi Perkembangan Film Dokumenter Di Kalimantan Utara” mengundang Daniel Rudi Haryanto untuk berbagi cerita mengenai potensi-potensi apa saja yang mempengaruhi daerah dalam proses berkembang di perspektif film dokumenter.
Daniel Rudi Hariyanto sendiri adalah Sutradara film dokumenter Indonesia, lulusan Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta.
Film dokumenter panjang pertamanya Prison and Paradise premier di Dubai International Film Festival pada tahun 2010. Film tersebut kemudian melanglang buana ke sejumlah festival bergengsi dunia, seperti Yamagata International Documentary Film Festival pada tahun 2011 dan Cinema Digital CINDI International Film Festival 2011 (Korea Selatan).
Film yang mengangkat tema tentang terorisme ini mendapatkan penghargaan Director Guild Of Japan Award 2011 (Jepang) dan Special Jury Mention from CinemAsia Amsterdam (Belanda). Di Indonesia, film ini mendapatkan penghargaan film terbaik di Festival Film Dokumenter Yogyakarta 2010.
Pada tahun 2014, ia merilis film dokumenter panjang keduanya berjudul Fluid Boundaries di Busan International Film Festival. Film ini merupakan kolaborasi dengan dua sutradara dari negara lain, Mun Jeong-Hyeon dari Korea Selatan dan Vladimir Todorović dari Serbia. Film ini kemudian diputar di Cinéma du Réel – International Documentary Film Festival di Paris, Perancis (2015) dan Southeast Asia Film Festival Singapore 2015.
Saat ini Daniel Rudi Haryanto juga aktif di program Eagle Awards Documentary sebagai Program & Development Eagle Institute Indonesia (EII).
Penasaran akan potensi perkembangan film dokumenter di kalimantan utara?
Simak obrolan kami bersama Daniel Rudi Haryanto(@sarangberangberang), Anggrino Gilang(@narahubung.id), Rohil Fidiawan M (@audioview). (rhl/nr)